Home / Ekonomi / Nasional / Pemerintahan

Senin, 6 Oktober 2025 - 15:49 WIB

6 Jenis Bansos Cair Mulai Oktober 2025, dari PKH hingga Bantuan Penebalan

koransakti - Penulis

 Pemerintah kembali menyalurkan enam jenis bantuan sosial (bansos) yang akan cair secara bertahap mulai Oktober hingga Desember 2025. (Sumber: Facebook @PKH dan BPNT Kemensos RI)

Pemerintah kembali menyalurkan enam jenis bantuan sosial (bansos) yang akan cair secara bertahap mulai Oktober hingga Desember 2025. (Sumber: Facebook @PKH dan BPNT Kemensos RI)

koransakti.co.id – Pemerintah Indonesia kembali menyalurkan sejumlah program bantuan sosial (bansos) bagi keluarga miskin dan rentan. Memasuki kuartal keempat tahun 2025, setidaknya ada enam jenis bansos yang akan dicairkan secara bertahap mulai bulan Oktober hingga Desember.

Penyaluran ini merupakan upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan memberikan perlindungan sosial. Berikut adalah daftar enam bansos yang dijadwalkan cair.

1. Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH)

Bansos PKH tahap keempat untuk tahun 2025 akan disalurkan untuk periode Oktober, November, dan Desember. Bantuan tunai ini menyasar keluarga tidak mampu dengan komponen penerima seperti ibu hamil, balita, pelajar (SD, SMP, SMA), lansia, dan penyandang disabilitas. Besaran bantuannya bervariasi, mulai dari Rp 225 ribu hingga Rp 750 ribu per tahap.

2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Program BPNT atau bantuan sembako juga akan dicairkan untuk tahap keempat. Bantuan ini diberikan dalam bentuk saldo non-tunai sebesar Rp 600 ribu untuk alokasi tiga bulan (Oktober-Desember), yang dapat digunakan oleh keluarga penerima untuk membeli bahan-bahan pokok di e-warung.

Baca juga :   Wawako Azhar Hamzah Apresiasi Kekompakan ASN Perkuat Program 3S di Sungai Penuh

3. Bansos Beras 10 Kilogram

Pemerintah juga melanjutkan program bantuan pangan berupa beras 10 kg. Bantuan ini biasanya diberikan untuk alokasi dua bulan sekaligus. Untuk pencairan kali ini, banyak keluarga penerima yang akan mendapatkan total 20 kg beras untuk alokasi bulan September dan Oktober.

4. Bantuan Minyak Goreng

Sebagai stimulus untuk menjaga keterjangkauan harga, pemerintah juga menyalurkan bantuan minyak goreng yang dimulai pada bulan Oktober 2025. Bantuan ini seringkali didistribusikan bersamaan dengan paket BPNT atau PKH.

Baca juga :   Kemensos Buka Lowongan Guru Sekolah Rakyat: Kuota 8.000 Formasi, Cek Syarat Lengkap dan Cara Daftarnya!

5. Program Indonesia Pintar (PIP)

Bantuan pendidikan ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga perguruan tinggi. Bantuan PIP diberikan dalam bentuk tunai untuk mendukung kebutuhan sekolah dan mencegah angka putus sekolah.

6. Bansos Penebalan

Ini adalah bantuan tambahan yang diberikan kepada keluarga yang sudah terdaftar sebagai penerima bansos reguler. “Penebalan” ini bisa berupa tambahan uang tunai atau paket sembako untuk lebih meringankan beban ekonomi rumah tangga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Penyaluran semua jenis bansos ini akan dilakukan melalui mitra resmi pemerintah seperti bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri) dan kantor pos. Masyarakat dapat memeriksa status kepesertaan mereka melalui situs resmi Kementerian Sosial menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Berita ini 93 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Kolaborasi Pemkot bersama STKIP Muhammadiyah dalam Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan

Pemerintahan

Kadis Disbudpar Bobi Arisandi Membantah Wako Ahmadi Zubir Bukan Arogan

Kerinci

Ratusan Pelajar di Desa Kecil Terima Bantuan Pendidikan, Pemdes Tegaskan Komitmen Dukung Dunia Pendidikan

Nasional

Kemensos Siapkan Santunan Rp15 Juta untuk Korban Jiwa Aksi Demonstrasi

Bandung

Cemburu Buta, Pria di Subang Sayat Leher Mantan Istri Lalu Kabur ke Indramayu

Jakarta

HITS SINGLE ICHA CHRISTY “SANDARAN JIWA” DIDUKUNG ARTIS KONDANG
Mediasi Gagal Total, Gugatan Rp 125 Triliun Terhadap Gibran Lanjut ke Meja Hijau

Hukum

Mediasi Gagal Total, Gugatan Rp 125 Triliun Terhadap Gibran Lanjut ke Meja Hijau

Bandung

Kementan-Kemenkop Dorong Swasembada Susu, Peternak dan Koperasi Jadi Ujung Tombak