Home / Daerah / Peristiwa / Politik

Minggu, 3 Agustus 2025 - 14:41 WIB

Pesta Demokrasi Ternoda: APK Merdeka Kembali Jadi Korban

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Pangkalpinang- Belum reda kemarahan atas insiden perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) milik pasangan calon independen Merdeka, kini muncul tindakan baru yang kembali menyulut emosi para pendukung. Beberapa APK milik Merdeka ditemukan dalam kondisi ditempeli stiker pasangan calon lain, tepatnya stiker bergambar Paslon nomor urut 4: Basit Sucipto dan Dede Purnama.

Peristiwa ini terjadi di sejumlah titik, termasuk di kawasan Gabek Permai, Kecamatan Gabek. Di lokasi tersebut, APK Merdeka yang sebelumnya berdiri dengan rapi dan utuh kini tampak dirusak estetikanya dengan penempelan stiker-stiker dari paslon lain.

Tindakan ini membuat pendukung Merdeka geram. Mereka menganggap aksi tersebut sebagai bentuk tidak fair dalam kontestasi politik.

“Kemarin dirusak dan dirobohkan, sekarang malah ditempeli stiker paslon lain. Maksudnya apa? Ini sudah keterlaluan,” ujar salah satu pendukung dengan nada kesal.

Baca juga :   Bahas Persoalan Sampah, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Gelar Rapat Koordinasi Bersama Forkompimda

Ketua Tim Pemenangan Merdeka, Sarpin, saat dimintai keterangan oleh wartawan menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan siapa pelaku di balik tindakan ini.

“Kami tidak mau berspekulasi apalagi menuduh. Memang yang ditempel itu stiker Paslon nomor 4, tapi belum tentu pelakunya dari mereka. Bisa jadi ada pihak lain yang sengaja memancing situasi,” kata Sarpin.

Meski berusaha tenang, Sarpin menegaskan bahwa kondusivitas Pilkada harus dijaga, dan meminta pengawas serta aparat tegas menyikapi.

“Melalui media ini kami minta Bawaslu agar meningkatkan pengawasan. Jangan sampai tindakan-tindakan semacam ini menimbulkan gesekan horizontal. Kami semua ingin Pilkada yang damai, tapi kalau APK kami terus diganggu, jangan salahkan kalau kami bereaksi,” tegasnya.

Baca juga :   Paslon Nomor Urut 3, Aksan-Rustam Gaungkan Pilkada Damai Lewat Kampanye Door to Door

Sarpin juga berharap Bawaslu dan aparat penegak hukum dapat segera turun tangan, tidak hanya untuk menindak, tetapi juga membangun komunikasi dan pendekatan dengan seluruh tim paslon lain.

“Jangan biarkan ruang demokrasi dicemari oleh ulah tidak bertanggung jawab. Jangan biarkan rakyat disuguhi tontonan politik kotor,” pungkasnya.

Insiden ini menambah daftar panjang dugaan pelanggaran etika kampanye menjelang Pemilihan Wali Kota Pangkalpinang 2025. Semua pihak diharapkan menahan diri dan mengedepankan etika serta fair play politik, demi menjaga integritas dan kedamaian dalam pesta demokrasi rakyat. (Tim)

 

 

 

 

 

Berita ini 61 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Jambi

Kapolda Jambi Silaturahmi ke Sejumlah Tokoh Keagamaan

Advetorial

Bupati Adirozal Lepas 76 Kafilah MTQ ke 51 Kabupaten Kerinci

Kerinci

PT KMH Bersama Bupati Monadi Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci

Advetorial

Walikota Sungai Penuh Sambut Tim Verifikasi Kota Sehat

Breaking news

Pelantikan Tim Pemenangan AZ-FER Dibanjiri Massa

Pemerintahan

Megawati Kunjungi Istana Merdeka, Disambut Langsung Presiden Prabowo Subianto

Advetorial

Wako Ahmadi Kukuhkan 30 Anggota Paskibraka Kota Sungai Penuh

Pendidikan

Sungai Penuh Raih Progres Terbaik Nasional, 8 SD Ikuti Bimtek Revitalisasi