Koransakti.co.id – Real Madrid kini mempercepat batas waktu bagi Xabi Alonso untuk membuktikan bahwa timnya masih berada di jalur yang tepat, menyusul kekalahan dari Manchester City.
Walaupun Alonso mencoba melihat sisi positif dari penampilan Los Blancos pada laga tersebut, hasil itu semakin memperpanjang tren buruk.
Hanya dua kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir.
Tekanan terhadap Alonso terus meningkat, bukan hanya karena gaya bermain yang di anggap kurang menghibur. Tapi juga karena hasil yang semakin mengecewakan.
Sebelumnya beredar kabar bahwa manajemen Bernabéu akan menunggu hingga gelaran Piala Super Spanyol pada awal Januari sebelum mengambil keputusan.
Namun sebuah laporan menyebut bahwa batas waktu itu kini dimajukan.
Dalam sepuluh hari ke depan, Madrid akan melakoni tiga laga penting: menghadapi Alaves di kandang lawan. Kemudian bertemu Talavera de la Reina di Copa del Rey. Lalu menjamu Sevilla dalam pertandingan liga terakhir sebelum pergantian tahun.
Periode singkat inilah yang akan menentukan nasib Alonso. Bila tidak tampak perkembangan yang signifikan, keputusan pemecatan hampir pasti akan diambil.
Kekalahan dari Manchester City yang di sambut dengan siulan keras dari para pendukung di Bernabéu turut memperburuk posisi Alonso.
Di internal klub, situasi tersebut di pandang sebagai pertanda serius bahwa kesabaran suporter mulai habis, dan masa depan sang pelatih kini berada di titik kritis.
Padahal, dalam beberapa laga pekan lalu, Madrid sempat menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
Penampilan brilian Vinicius Junior dan Kylian Mbappé saat menghadapi Olympiakos, serta kemenangan meyakinkan atas Athletic Club yang di sebut sebagai performa terbaik mereka musim ini—memberi sedikit harapan.
Alonso bahkan menilai kekalahan dari City masih menyimpan banyak sisi positif.
Namun, semua itu tertutup oleh performa buruk melawan Elche dan kekalahan telak dari Celta Vigo.
Semuanya kembali menyoroti ketidakstabilan tim dan memperkeruh situasi menjelang akhir tahun.-***















