Koransakti.co.id – Manchester United mengambil pendekatan konservatif pada bursa transfer Januari dengan menahan diri dari perubahan besar dalam komposisi tim.
Kebijakan ini berdampak langsung pada terhentinya komunikasi sementara dengan AS Roma dan Napoli terkait potensi transfer Joshua Zirkzee dan Kobbie Mainoo.
Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, hingga kini belum terlihat tanda-tanda dari Manchester United untuk membuka peluang penjualan kedua pemain tersebut.
Ia menegaskan bahwa tidak ada indikasi konkret dari pihak klub untuk melepas Zirkzee maupun Mainoo dalam waktu dekat.
United menilai awal Januari bukan momen ideal untuk membahas transfer keluar, terutama karena sejumlah pemain inti sedang membela negara masing-masing di ajang Piala Afrika (AFCON).
Situasi tersebut dapat mengganggu stabilitas tim jika klub memaksakan keputusan besar di tengah musim.
Meski demikian, minat dari klub lain tetap ada. AS Roma masih memantau perkembangan Zirkzee walaupun mereka telah menambah opsi lini depan dengan merekrut Robinio Vaz dan Donyell Malen.
Penyerang asal Belanda itu tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan karier di Serie A.
Di sisi lain, Napoli sudah lama mengagumi bakat Kobbie Mainoo dan terus mengikuti situasinya di Old Trafford.
Kendati demikian, semua keputusan tetap berada di tangan manajemen Manchester United.
Pergantian pelatih, di mana Michael Carrick kini mengambil alih peran dari Ruben Amorim, ikut memengaruhi arah kebijakan klub.
Dengan Carrick dipandang sebagai solusi sementara dan kecil kemungkinan bertahan hingga musim 2026–27, United memilih menunda langkah besar.
Fokus mereka kini adalah menjaga kestabilan tim dan menyiapkan strategi transfer utama pada bursa musim panas mendatang.-***















