Home / Militer

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:07 WIB

752 Prajurit Korps Marinir Sandang Baret Ungu, Tangis dan Doa Keluarga Mengiringi

koransakti - Penulis

752 Prajurit Korps Marinir Sandang Baret Ungu, Tangis dan Doa Keluarga Mengiringi

Koransakti.co.id, Malang Selatan– Suasana haru menyelimuti Pantai Baruna, Malang Selatan, Senin (12/10/2026), ketika 752 prajurit petarung Korps Marinir TNI Angkatan Laut resmi menyandang Baret Ungu.

Momen bersejarah tersebut menghadirkan kebahagiaan, kebanggaan, sekaligus air mata haru dari orang tua dan keluarga yang menyaksikan keberhasilan putra-putra mereka menuntaskan Pendidikan Komando (Dikko).

Bagi setiap prajurit, penyematan Baret Ungu bukan sekadar seremoni. Sebaliknya, momen ini menandai keberhasilan melewati pendidikan berat sekaligus menjadi awal tanggung jawab besar sebagai prajurit Korps Marinir yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara.

Perjuangan Dua Bulan Mengantarkan Prajurit Menyandang Baret Ungu

Selama kurang lebih dua bulan, para prajurit menjalani Pendidikan Komando yang menguji ketahanan fisik, mental, disiplin, serta keberanian. Mereka menghadapi berbagai tantangan dan latihan berat untuk membentuk karakter prajurit petarung yang tangguh, profesional, dan siap menghadapi beragam tugas.

Di balik perjuangan tersebut, keluarga terus mengiringi langkah mereka dengan doa dan harapan. Meski tidak selalu berada di dekat putra-putra mereka, para orang tua tetap memberikan dukungan agar setiap prajurit mampu melewati seluruh tahapan pendidikan hingga mencapai garis akhir.

Baca juga :   Gedung Mako Pasukan Gegana Korbrimob Polri Resmi Bernama “Jusuf Manggabarani"

Karena itu, keberhasilan 752 prajurit menyandang Baret Ungu menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga. Penantian panjang akhirnya terbayar ketika mereka melihat putra tercinta berdiri tegap dengan identitas baru sebagai bagian dari Korps Marinir TNI Angkatan Laut.

Air Mata Haru dan Doa Mengiringi Penyematan Baret Ungu

Suasana semakin emosional ketika para prajurit resmi menyandang Baret Ungu. Sejumlah keluarga menyambut momen tersebut dengan senyum bahagia, mata berkaca-kaca, dan doa yang terus terucap.

Bagi orang tua, keberhasilan anak menuntaskan Pendidikan Komando merupakan buah dari perjuangan, ketekunan, dan pengorbanan. Mereka tidak hanya menyaksikan pencapaian seorang anak, tetapi juga melihat lahirnya seorang prajurit yang memikul amanah untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di hadapan keluarga, para prajurit kini membawa identitas dan tanggung jawab baru. Kebanggaan itu sekaligus menghadirkan harapan agar mereka selalu di berikan kesehatan, keselamatan, kekuatan, dan perlindungan ketika menjalankan tugas di berbagai medan pengabdian.

Baca juga :   Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Penutupan KPPD 2026, Wujud Sinergitas TNI dan Pemerintah Daerah

Baret Ungu Menjadi Simbol Pengabdian kepada Bangsa

Baret Ungu memiliki makna mendalam bagi setiap prajurit Korps Marinir. Simbol tersebut mengingatkan mereka pada perjuangan selama pendidikan, disiplin yang harus di jaga, serta tanggung jawab yang menyertai setiap langkah pengabdian.

“Baret ungu bukan sekadar kebanggaan, tetapi simbol pengabdian dan amanah yang akan di bawa sepanjang perjalanan hidup seorang prajurit.”

Oleh sebab itu, keberhasilan menyandang Baret Ungu bukanlah akhir perjuangan. Sebaliknya, pencapaian tersebut menjadi awal perjalanan panjang untuk membuktikan dedikasi, loyalitas, keberanian, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas negara.

Di balik tegapnya barisan prajurit, tersimpan doa keluarga yang tidak pernah putus. Mereka melepas putra-putra tercinta dengan rasa bangga sekaligus harapan agar setiap langkah pengabdian senantiasa membawa kehormatan bagi keluarga, Korps Marinir, TNI Angkatan Laut, serta bangsa dan negara.

Sumber: Dispen Kormar TNI Angkatan Laut

Berita ini 10 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pembangunan Jembatan Gantung Printis Garuda Kodim 0426 TB, Masuk Tahap Penggalian Pondasi

Daerah

Pembangunan Jembatan Gantung Printis Garuda Kodim 0426 TB, Masuk Tahap Penggalian Pondasi

Internasional

Denmark Sebut ‘Aktor Profesional’ di Balik Serangan Drone yang Lumpuhkan Bandara

Daerah

Semangat Juang Teruji, Profesionalisme Terbukti, Pangdam IV/Diponegoro Tutup Pleton Tangkas Periode II TA 2026

Internasional

Kyiv Dilanda ‘Serangan Masif’ Rusia, Sedikitnya 4 Orang Tewas

Internasional

Perubahan Sikap Mengejutkan, Trump: Ukraina Bisa Rebut Kembali Semua Wilayahnya

Internasional

Setelah Bandara, Drone Kini Terlihat di Atas Pangkalan Militer Terbesar Denmark

Artikel

Analisis Parade Militer Tiongkok: Sinyal Kekuatan di Balik Visi Tatanan Dunia Baru Xi Jinping

Inspiratif

Gedung Mako Pasukan Gegana Korbrimob Polri Resmi Bernama “Jusuf Manggabarani”