Koransakti.co.id – Manajer Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tetap membela performa timnya usai kalah 1-0 dari Getafe pada Senin malam.
Ia mengakui permainan anak asuhnya belum maksimal, namun merasa Los Blancos sudah berbuat cukup untuk mengamankan kemenangan.
Kekalahan itu membuat jarak dengan Barcelona di puncak klasemen La Liga tetap empat poin.
Meski demikian, Arbeloa menegaskan perburuan gelar belum berakhir.
Menurutnya, Real Madrid masih memiliki 36 poin untuk diperebutkan dan tak ada kata menyerah di klub sebesar ini.
Ia yakin selisih tersebut masih sangat mungkin dikejar.
Arbeloa juga menilai timnya menciptakan peluang lebih bersih dari pada Getafe, termasuk melalui Vinicius, Rudiger, dan Rodrygo.
Ia menegaskan bahwa jalannya laga tidak di luar perkiraan dan mengakui bahwa performa tim bisa meningkat. Tanggung jawab atas kekalahan, katanya, ada di pundaknya.
Arbeloa turut menyinggung kepemimpinan wasit dan menilai timnya perlu tampil lebih agresif, tanpa terus bergantung pada Vinicius.
Di akhir laga, Franco Mastantuono keluar lapangan karena protes, membuatnya absen melawan Celta Vigo.
Arbeloa menyebut insiden itu tak bisa diterima, berbeda dengan kartu kuning untuk Huijsen dan Carreras yang merupakan bagian dari permainan.
Menatap sisa musim, Arbeloa tetap optimistis. Ia yakin timnya mampu bangkit, apalagi sejumlah pemain segera pulih, termasuk jelang duel penting melawan Manchester City di Liga Champions.-***















