Koransakti.co.id – Legenda sepak bola Italia, Alessandro Del Piero, menilai Arsenal gagal mempertahankan kendali permainan saat menghadapi Paris Saint-Germain pada partai final Liga Champions.
Menurutnya, keputusan The Gunners untuk bermain lebih defensif setelah unggul lebih dulu menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil akhir pertandingan.
Dalam laga yang berlangsung di Budapest, Arsenal sempat berada di atas angin berkat gol cepat Kai Havertz pada babak pertama.
Namun, PSG berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Ousmane Dembele.
Pertandingan kemudian berlanjut hingga adu penalti.
Kegagalan Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes membuat tim asal Prancis tersebut keluar sebagai juara.
Meski Arsenal harus mengubur impian meraih trofi Liga Champions, Del Piero tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian skuad asuhan Mikel Arteta sepanjang musim.
Ia menilai perjalanan Arsenal sangat impresif karena mampu menembus final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 20 tahun sekaligus mengakhiri penantian panjang gelar Liga Inggris yang berlangsung lebih dari dua dekade.
Namun demikian, mantan kapten Juventus itu menyoroti perubahan pendekatan Arsenal setelah unggul.
Menurutnya, tim London tersebut terlalu berhati-hati sehingga memberikan kesempatan kepada PSG untuk mengembangkan permainan dan kembali menguasai pertandingan.
Selain mengomentari performa Arsenal, Del Piero juga melontarkan pujian kepada bintang PSG, Khvicha Kvaratskhelia.
Ia menilai pemain asal Georgia tersebut tampil luar biasa dan layak masuk dalam jajaran kandidat utama peraih Ballon d’Or.
Menurut Del Piero, Kvaratskhelia berpeluang besar memenangkan penghargaan pemain terbaik dunia.
Konsistensinya dalam mencetak gol, menciptakan assist, serta kontribusinya menjadi bukti kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia saat ini.-***















