koransakti.co.id, Jakarta- Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi saksi bisu kembalinya taring sang Macan Kemayoran. Dalam lanjutan matchday ke-30 BRI Super League yang berlangsung Senin (27/4/2026) malam WIB, Persija Jakarta sukses mengamankan poin penuh setelah menghancurkan perlawanan Persis Solo dengan skor telak 4-0.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan pernyataan tegas dari skuat asuhan Mauricio Souza bahwa mereka masih menjadi pesaing serius di papan atas klasemen. Meski sempat tertahan di babak pertama, efektivitas serangan Persija di paruh kedua terbukti terlalu tangguh bagi pertahanan Laskar Sambernyawa.
Kebuntuan di Paruh Pertama
Sejak peluit pertama di bunyikan, Persija Jakarta langsung mengambil inisiatif serangan. Mengandalkan kecepatan Allano Lima di sisi sayap dan kreativitas Jean Mota, tuan rumah mengurung pertahanan Persis Solo. Tekanan tinggi (high pressing) yang di terapkan Macan Kemayoran membuat lini tengah Persis yang di komandoi Sutanto Tan kesulitan mengalirkan bola.
Pada menit ke-29, publik SUGBK hampir saja bersorak saat Fabio Calonego berhasil menyarangkan bola ke gawang Muhamad Riyandi. Namun, perayaan tersebut harus tertunda setelah asisten wasit mengangkat bendera tanda offside. Hingga turun minum, disiplinnya barisan belakang Persis yang di galang Luka Dumancic berhasil menjaga skor tetap kacamata 0-0.
Amukan Macan Kemayoran di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Persija tidak menurunkan tempo, justru terlihat lebih klinis dalam penyelesaian akhir. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-52. Allano Lima melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti yang gagal dihalau oleh Riyandi. Gol ini mengubah dinamika permainan secara total.
Tertinggal satu gol membuat konsentrasi Persis Solo mulai goyah. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh Persija. Pada menit ke-63, kerja sama apik antara bintang muda Donny Tri Pamungkas dan Jean Mota membuahkan hasil. Mota dengan tenang menyelesaikan peluang tersebut untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Memasuki sepuluh menit terakhir, Persija semakin tak terbendung. Melalui skema bola mati di menit ke-80, Jean Mota mengirimkan umpan akurat yang disambut dengan tandukan tajam oleh bek jangkung Paulo Ricardo. Papan skor berubah menjadi 3-0, membuat mental para pemain Persis semakin merosot.
Pesta kemenangan Persija akhirnya ditutup pada masa injury time. Gustavo, yang masuk sebagai pemain pengganti, melengkapi penderitaan tim tamu melalui gol tap-in sederhana setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang. Skor 4-0 bertahan hingga laga usai.
Analisis Klasemen dan Implikasi Pertandingan
Hasil positif ini mengukuhkan posisi Persija Jakarta di peringkat ketiga klasemen sementara Super League dengan koleksi 62 poin. Mereka terus menempel ketat dua tim di atasnya dalam perburuan gelar juara musim ini. Sebaliknya, kekalahan telak ini menjadi alarm bahaya bagi Persis Solo. Tim kebanggaan warga Surakarta tersebut masih tertahan di peringkat ke-15 dengan 27 poin, posisi yang sangat rawan dengan zona degradasi.
Secara taktis, kemenangan ini membuktikan bahwa instruksi Mauricio Souza untuk tidak “tumpul” di depan gawang telah dijalankan dengan baik oleh para pemainnya. Meski babak pertama berakhir frustrasi, ketenangan dalam membangun serangan di babak kedua menjadi kunci pembeda.
Susunan Pemain Resmi
Persija Jakarta (4-3-3):
Kiper: Andritany Ardhiyasa
Belakang: Ricardo Ferreira, Rizky Ridho, Bruno Tubarao, Donny Tri Pamungkas
Tengah: Fabio Calonego, Van Basty Souza, Allano Lima, Rayhan Hannan
Depan: Maxwell Souza, Eksel Runtukahu
Pelatih: Mauricio Souza
Persis Solo (4-4-2):
Kiper: Muhamad Riyandi
Belakang: Dusan Mijic, Luka Dumancic, Alfriyanto Nico, Althaf Indie
Tengah: Sutanto Tan, Andrei Alba, Dejan Tumbas, Miroslav Maricic
Depan: Dimitri Lima, Bruno Gomes
Pelatih: Milomir Seslija
Kesimpulan
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persija untuk menatap laga tandang berikutnya, sementara Persis Solo harus segera berbenah jika tidak ingin terjerumus lebih dalam ke zona merah di sisa kompetisi musim 2026. (fadil)















