Home / Jambi / Kerinci / Sungai Penuh

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:55 WIB

Kapolres Kerinci Gandeng Densus 88 Perkuat Pencegahan IRET dan TCC hingga Tingkat Desa

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Sungai Penuh- Polres Kerinci bersama Tim Densus 88 Antiteror Polri terus memperkuat upaya pencegahan penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) melalui kegiatan sosialisasi yang melibatkan kepala desa, camat, dan Bhabinkamtibmas se-Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus IAIN Kerinci, Jumat (19/6/2026), tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk meningkatkan kewaspadaan aparatur pemerintah dan unsur keamanan dalam mendeteksi secara dini berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pencegahan penyebaran paham IRET harus di mulai dari tingkat paling bawah, yakni desa dan kelurahan.

Menurutnya, kepala desa, camat, serta Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak yang berinteraksi langsung dengan masyarakat sehingga memiliki peran penting dalam mengenali gejala awal penyebaran paham tersebut.

Tingkatkan Deteksi Dini di Tengah Masyarakat

Ramadhanil menjelaskan bahwa sosialisasi yang di laksanakan Densus 88 tidak hanya memberikan pemahaman mengenai bahaya intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme, tetapi juga membekali peserta dengan pengetahuan tentang langkah-langkah deteksi dini dan pencegahan di lingkungan masing-masing.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin seluruh kepala desa, camat, dan Bhabinkamtibmas memiliki pemahaman yang sama dalam mengenali tanda-tanda penyebaran paham IRET sehingga dapat mengambil langkah pencegahan lebih awal sebelum berkembang di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.

Waspadai Ancaman TCC terhadap Anak dan Remaja

Selain membahas pencegahan IRET, sosialisasi juga menyoroti fenomena True Crime Community (TCC) yang belakangan menjadi perhatian aparat keamanan. Kapolres menilai perkembangan teknologi dan media sosial membuka peluang munculnya berbagai aktivitas negatif yang dapat menyasar anak-anak dan remaja.

Baca juga :   Semarak HUT Ke-78 RI, Pemdes Koto Salak Menggelar Berbagai Perlombaan Rakyat

Karena itu, ia mengingatkan para peserta untuk meningkatkan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya orang tua dan kalangan pelajar, agar tidak mudah terpengaruh oleh konten maupun aktivitas yang berpotensi mengarah pada tindakan kriminal.

“Fenomena TCC saat ini perlu menjadi perhatian bersama karena dapat menyasar anak di bawah umur. Oleh sebab itu, edukasi dan pengawasan dari keluarga, sekolah, serta lingkungan sekitar sangat di perlukan,” katanya.

Kondisi Kerinci dan Sungai Penuh Tetap Kondusif

Meski demikian, Kapolres memastikan kondisi keamanan di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci hingga saat ini masih aman dan kondusif. Namun, pihak kepolisian bersama Densus 88 tetap melakukan pemantauan secara berkelanjutan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya paham-paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.

Baca juga :   Wako Ahmadi Terima Penghargaan Dari LAM Provinsi Jambi

Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan daerah membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, hingga masyarakat umum.

“Alhamdulillah situasi di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci saat ini cukup kondusif. Namun kami tidak boleh lengah. Polri bersama Densus 88 akan terus melakukan monitoring, sosialisasi, dan penguatan kewaspadaan agar daerah ini tetap aman dari pengaruh paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, maupun terorisme,” tegasnya.

Ajak Masyarakat Aktif Melapor

Di akhir kegiatan, Kapolres mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing dengan segera melaporkan apabila menemukan indikasi aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan.

Menurutnya, keberhasilan mencegah penyebaran paham IRET tidak hanya bergantung pada aparat keamanan, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Jika ada indikasi yang mengarah pada penyebaran paham radikal atau aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan kepada aparat. Dengan kebersamaan dan kewaspadaan, kita dapat menjaga Kerinci dan Sungai Penuh tetap aman, damai, dan harmonis,” pungkas AKBP Ramadhanil. (Emi)

Baca juga: Wako Alfin dan Wawako Terima Kunjungan Kapolres Kerinci

Berita ini 60 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kerinci

Ketua DPRD Kerinci Irwandri Tegaskan Komitmen Pengawasan dan Sinergi pada Safari Ramadhan Pemkab 2026

Advetorial

Wawako Azhar : Terus Perkuat Kepedulian Terhadap Lingkungan

Daerah

Pilkada Kerinci, Ega : Jangan Klaim Pemuda 5 Desa Tanjung Pauh Mudik Dukung HTK-EZI

Advetorial

Wako Ahmadi & Wawako Antos Lepas Peserta Trail Community – Diza Glow Enduro dan Adventure Kota Sakti.

Advetorial

Wawako Azhar Lepas 93 JCH Kota Sungai Penuh

Advetorial

Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan RANPERDA APBD Perubahan T.A 2024

Pemerintahan

Pemdes Koto Dumo Salurkan Bantuan Pendidikan dan BLT DD 2026, Wujudkan Kepedulian untuk Warga dan Generasi Muda

Advetorial

Siswi Kembar SMKN 4 Sungai Penuh Sabet Medali Emas