Home / Sungai Penuh

Sabtu, 3 Januari 2026 - 08:42 WIB

Masyarakat Lega,SPAM Simpang Tiga Rawang Sudah Berfungsi

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Sungai Penuh-Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) kawasan Simpang Tiga Rawang kini sudah mulai berfungsi. Masyarakat menyambut baik, proyek yang di bangun dengan dana Rp 3,95 M itu membantu masyarakat mendapatkan air bersih yang layak.

“Alhamdulillah air sudah mengalir dan kami merasa terbantu, ” kata Julheri Majid masyarakat Simpang Tiga Rawang.

Di katakan, sebelum ada proyek SPAM ini masyarakat kewalahan mendapatkan air bersih. Apalagi kondisi musim hujan dan banjir. Kini seluruh masyarakat Desa Simpang Tiga Rawang sudah dialiri air bersih.

“Tinggal buka kran air sudah mengalir, ” kata Perma Elita dan Desi Susanti masyarakat Desa Simpang Tiga Rawang.

Jadi, lanjutnya salah besar ada pihak menyebutkan proyek SPAM belum mengalirkan air ke rumah warga. Faktanyanya di lapangan, masyarakat merasa terbantu karena proyek ini sudah selesai dan bermanfaat besar bagi masyarakat.

Baca juga :   Safari Ramadhan, Wako Ahmadi & Wawako Antos Jum'atan di Masjid Baitunnur

“Kami berterimakasih kepada Pemkot yang sudah merealisasikan proyek SPAM dan di kerjakan dengan baik. Yang jelas kami sudah teraliri air bersih yang layak, ” kata Julheri.

Pihak PDAM Tirta Sakti Hamparan Rawang Hermizon membenarkan bahwa proyek SPAM Simpang Tiga Rawang sudah selesai dan sudah mampu mengaliri air, khususnya untuk Simpang Tiga Rawang.

“Alhamdulillah air sudah mengalir dengan baik ke rumah warga. Tidak ada masalah dengan proyek ini, ” kata Hermizon.

Sementara pihak kontraktor CV Rafka Berkah melalui Pelaksana Lapangan Romi Indra menyebutkan pengerjaan proyek SPAM Simpang Tiga Rawang sudah selesai dan sesuai spesifikasi teknis dan di laksanakan pengawasan.

Baca juga :   Hearing RDP Komisi III Bersama Perkim & Dishub Kota Sungai Penuh

“Masyarakat Hamparan Rawang sendiri mengaku proyek ini sudah berfungsi dan mampu mengaliri air bersih ke rumah-rumah masyarakat,” kata Romi.

Jadi terasa aneh ada pihak menyebutkan proyek ini belum tuntas dan belum mengaliri air. Mungkin mereka tidak turun langsung ke lapangan.

Di katakan, karena proyek ini sudah di selesaikan dengan baik tentu secara administrasi pihaknya tidak menyalahi aturan. “Ya, proyek sudah selesai dan sudah di manfaatkan masyarakat. Wajar hak kami di realisasikan,” papar Romi.

Terkait tudingan menyebutkan proyek ini terindikasi korupsi…? Di katakan Romi, itu wewenang aparat hukum. “Kami kan pelaksana teknis. Yang jelas proyek ini sudah selesai dan sudah berfungsi, ” jelas Romi.

Berita ini 37 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika

Warga Desa Sungai Ning Blokir Truk Sampah

Inspiratif

Sungai Penuh Raih Penghargaan Nasional, Kantongi Insentif Rp 3 Miliar

Advetorial

Pandangan Umum Fraksi DPRD Kota Sungai Penuh Terhadap RANPERDA APBD-P Kota Sunga Penuh T.A 2024
Hadiri Paripurna, Alfin Tegaskan Komitmen Tindaklanjuti Masukan DPRD

Advetorial

Komisi II DPRD Gelar Hearing, Bahas Penataan Pedagang Pasar Tanjung Bajure

Sungai Penuh

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Permainan KIM Semarak Hari Bhayangkara ke-80 Polres Kerinci

Komunitas

Wartawan Bangun Jembatan Hati, Salurkan Bantuan, Senyuman Mereka Harunya Kita

Pemerintahan

Wawako Azhar Hamzah hadir di Pengukuhan Bunda PAUD Periode 2025-2030 

Sungai Penuh

Dishub Sungai Penuh Tegaskan Aturan Resmi Retribusi Parkir