koransakti.co.id – Kuningan sering digunakan sebagai bahan alternatif untuk perhiasan atau dekorasi karena warnanya yang sangat mirip dengan emas. Kemiripan visual ini seringkali membuat banyak orang bingung dan bertanya-tanya, “Apakah kuningan mengandung emas?”
Jawaban singkatnya: tidak sama sekali. Kuningan adalah logam campuran, sementara emas adalah logam mulia. Agar Anda tidak salah membeli atau tertipu, berikut adalah 6 cara praktis untuk membedakan keduanya.
Apa Itu Kuningan? Kenapa Mirip Emas?
Sebelum membedakannya, penting untuk tahu bahwa kuningan adalah logam paduan (alloy) dari tembaga dan seng. Warnanya bisa bervariasi dari kuning keperakan hingga kemerahan, tergantung pada komposisi campurannya. Karena warnanya yang kekuningan inilah ia sering disalahartikan sebagai emas.
6 Cara Praktis Membedakan Emas Asli dan Kuningan
Anda tidak perlu menjadi ahli untuk bisa membedakan keduanya. Perhatikan enam aspek sederhana berikut:
1. Perhatikan Warnanya
- Emas Asli: Memiliki warna kuning yang lebih cerah, terang, dan kilau yang konsisten. Warnanya tidak kusam.
- Kuningan: Cenderung memiliki warna kuning yang lebih kusam atau “gelap”. Kilauannya tidak seterang emas murni.
2. Rasakan Bobotnya (Kepadatan) Jika Anda memegang dua benda dengan ukuran yang sama, satu emas dan satu kuningan, perbedaannya akan sangat terasa.
- Emas Asli: Jauh lebih padat dan berat. Saat dipegang, terasa mantap dan berisi.
- Kuningan: Jauh lebih ringan dibandingkan emas dengan volume yang sama.
3. Cari Kode atau Tanda Karat Ini adalah cara paling pasti untuk perhiasan atau logam mulia batangan.
- Emas Asli: Akan selalu ada ukiran kecil yang menandakan kadar kemurniannya, seperti 750 (18 karat), 916 (22 karat), atau 999 (24 karat).
- Kuningan: Tidak memiliki tanda karat. Beberapa produk mungkin memiliki ukiran “brass”, tapi tidak akan ada kode angka seperti pada emas.
4. Uji Gores pada Keramik (Scratch Test) Ini adalah metode sederhana yang cukup efektif. Gunakan bagian belakang keramik yang tidak berglasir (bagian yang kasar).
- Emas Asli: Jika digoreskan, akan meninggalkan jejak berwarna kuning keemasan.
- Kuningan: Jika digoreskan, akan meninggalkan jejak berwarna hitam.
5. Bandingkan Harganya Perbedaan harga keduanya sangat jauh.
- Emas Asli: Memiliki harga yang tinggi per gramnya, mengikuti standar pasar global.
- Kuningan: Harganya jauh lebih murah dan tidak dihitung per gram seperti emas. Jika ada yang menawarkan “emas” dengan harga yang terlalu murah, Anda patut curiga itu adalah kuningan.
6. Uji dengan Cairan Asam (Jika Memungkinkan) Ini adalah metode yang biasa dilakukan oleh toko emas, namun perlu kehati-hatian.
- Emas Asli: Tidak akan bereaksi (berubah warna atau bergelembung) saat ditetesi cairan asam nitrat.
- Kuningan: Akan langsung bereaksi, biasanya dengan munculnya gelembung dan perubahan warna.
Mana yang Lebih Baik untuk Investasi?
Jawabannya sudah jelas: emas asli. Nilai emas sebagai logam mulia cenderung meningkat dari waktu ke waktu dan diakui secara global sebagai aset safe haven. Sementara itu, kuningan adalah logam industri yang nilainya jauh lebih rendah dan tidak dianggap sebagai aset investasi. Jadi, untuk tujuan melindungi kekayaan, emas adalah pilihan yang tepat.
Baca juga Harga Emas Hari Ini, Sabtu 18 Oktober 2025: Antam Anjlok Rp57 Ribu, Pegadaian Stagnan – Koran Sakti














