koransakti.co.id – Persaingan abadi antara dua raksasa game first-person shooter (FPS), Call of Duty dan Battlefield, semakin memanas. Activision baru saja mengumumkan langkah “serangan” yang sangat agresif: mereka akan menggratiskan Call of Duty: Black Ops 6 selama seminggu penuh, tepat pada pekan peluncuran Battlefield 6.
Meskipun tidak diakui secara resmi, para penggemar tidak ragu bahwa ini adalah upaya terang-terangan dari Activision untuk mengalihkan perhatian dari peluncuran rival utamanya.
Uji Coba Gratis dengan Akses Penuh Campaign
Program uji coba gratis (free trial) ini akan dimulai pada 9 Oktober—satu hari sebelum Battlefield 6 rilis—dan akan berlangsung hingga 16 Oktober 2025. Yang paling mengejutkan, untuk pertama kalinya dalam sejarah Call of Duty, uji coba gratis ini akan memberikan akses penuh ke seluruh mode Campaign (cerita).
Selain itu, pemain juga bisa menikmati semua konten Multiplayer (kecuali Ranked Play) dan mode Zombies, termasuk konten-konten baru dari update “The Haunting”.
Salvo Terbaru dalam ‘Perang’ Melawan Battlefield
Langkah agresif ini merupakan “salvo terbaru” dalam perang pemasaran yang sengit antara Activision dan EA. Dalam beberapa bulan terakhir, kedua belah pihak terus saling sindir.
- Pihak Battlefield sempat mengkritik skin “Nicki Minaj” di Call of Duty dan menegaskan bahwa game mereka akan tetap “realistis”.
- EA merilis trailer live-action Battlefield 6 yang secara terang-terangan menyindir Call of Duty.
- Activision membalas dengan mengubah kebijakan transfer item antar-game dan memperpanjang masa beta Black Ops 7 hingga mendekati tanggal rilis Battlefield 6.
Pertarungan di musim liburan ini akan sangat krusial bagi kedua penerbit. Battlefield 6 akan meluncur lebih dulu pada 10 Oktober, sementara Call of Duty: Black Ops 7 akan menyusul pada 14 November. Para gamer kini menanti untuk melihat siapa yang akan keluar sebagai pemenang dalam perang FPS tahun ini.















