Home / Daerah / Jambi / Kerinci / Pemerintahan / Pendidikan

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:21 WIB

Ratusan Guru Madrasah Swasta di Kerinci Gelar Aksi, Tuntut Keadilan dalam Rekrutmen PPPK

koransakti - Penulis

Ratusan guru honorer madrasah swasta menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kerinci, menuntut kesetaraan dalam penerimaan PPPK, Rabu (1/10/2025). (Sumber: Dedi Aguspriadi/metrojambi.com)

Ratusan guru honorer madrasah swasta menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kerinci, menuntut kesetaraan dalam penerimaan PPPK, Rabu (1/10/2025). (Sumber: Dedi Aguspriadi/metrojambi.com)

koransakti.co.id – Ratusan guru honorer yang mengajar di berbagai madrasah swasta di Kabupaten Kerinci menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kerinci pada Rabu (1/10/2025). Mereka turun ke jalan untuk menyuarakan satu tuntutan utama: keadilan dan kesempatan yang sama dalam rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Para guru menilai bahwa sistem perekrutan yang ada saat ini sangat diskriminatif dan lebih memihak guru yang mengajar di sekolah negeri.

Merasa Dianaktirikan Selama Puluhan Tahun

Dalam orasi mereka, para guru mengungkapkan kekecewaan karena merasa dipandang sebagai tenaga pendidik kelas dua. Banyak di antara mereka yang telah mengabdi selama puluhan tahun, namun tidak pernah mendapatkan kesempatan yang sama dengan rekan-rekan mereka di sekolah negeri.

Baca juga :   Desa Koto Tengah Salurkan BLT Tiga Bulan dan Bantuan Pendidikan untuk Pelajar

“Kami merasa ada perlakuan diskriminatif. Guru negeri yang baru beberapa tahun mengajar bisa langsung ikut seleksi PPPK dan lulus, sementara kami di swasta yang sudah puluhan tahun mengajar justru tidak mendapat kepastian,” seru Akmal, salah seorang guru honorer dalam orasinya.

Tuntutan utama yang mereka sampaikan adalah memberikan kesempatan yang sama, menyediakan kuota khusus, dan menghapus pandangan bahwa guru swasta adalah pendidik kelas dua.

Minta DPRD Jadi Jembatan ke Pusat

Massa aksi mendesak agar DPRD Kerinci tidak tinggal diam dan mau menjadi jembatan untuk menyampaikan aspirasi mereka ke pemerintah pusat. Mereka berharap tuntutan ini bisa sampai ke Kementerian Agama, DPR RI, bahkan hingga ke tingkat Presiden.

Baca juga :   Bupati Kerinci Adirozal Hadiri Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kerinci

“Kami tidak menolak seleksi PPPK, tapi yang kami minta adalah perlakuan setara. Jangan ada diskriminasi. Kami hanya ingin keadilan,” tegas salah seorang orator.

Ketua DPRD Kerinci Berjanji Akan Bersurat ke Kemenag

Aspirasi para guru ini ditanggapi langsung oleh Ketua DPRD Kerinci, Irwandri. Ia menemui massa aksi dan menyatakan dukungannya secara penuh terhadap perjuangan para guru honorer madrasah swasta.

“Kami mendukung penuh aspirasi bapak ibu sekalian. Secepatnya DPRD Kerinci akan menyurati Kementerian Agama untuk menindaklanjuti masalah ini,” kata Irwandri, yang disambut lega oleh para peserta aksi.

Para guru berharap janji dari DPRD ini dapat menjadi langkah awal agar nasib mereka mendapatkan perhatian serius dan solusi yang adil dari pemerintah pusat.

Berita ini 78 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bupati Monadi Kunjungi UPTD Pembenihan & Budidaya Ikan Air Tawar

Sungai Penuh

Wawako Azhar Buka Sosialisasi Merek Kolektif UMKM

Advetorial

Wako Alfin Dukung Talang Lindung Maju ke Tingkat Provinsi dalam Lomba Desa 2025

Ekonomi

Gaji PNS dan PPPK Cair Awal Oktober 2025, Bagaimana dengan Kenaikan Gaji?

Jambi

Irdam XX/TIB Hadiri Syukuran HUT TNI ke-80 

Kerinci

Kades Koto Tengah Saipul Hadi Hadiri Sosialisasi Akbar Pencegahan Radikalisme di IAIN Kerinci

Daerah

STIE-SAK Gelar Wisuda Sarjana Ekonomi Angkatan XXII Tahun 2025

Dinamika

Kajian Subuh Rutin di Mushola Al-Ikhlas Gria Jakarta RT 07/05 Pamulang