Koransakti.co.id – Laga La Liga yang mempertemukan Rayo Vallecano kontra Real Oviedo harus tertunda hanya beberapa jam sebelum pertandingan berlangsung.
Hal itu akibat kekhawatiran serius terkait kondisi rumput Stadion Vallecas yang dinilai tidak aman.
Permukaan lapangan yang baru selesai menjalani perbaikan ternyata belum cukup keras dan stabil.
Situasi itu memunculkan risiko cedera bagi para pemain.
Setelah melakukan inspeksi dan evaluasi, pihak penyelenggara liga pun memilih membatalkan laga demi menjaga keselamatan.
Keputusan ini memicu kekecewaan luas dari berbagai pihak.
Real Oviedo menilai diri mereka sebagai pihak yang paling rugi akibat penundaan mendadak tersebut.
Presiden klub, Martin Pelaez, dalam pernyataannya kepada Cadena SER menegaskan bahwa Oviedo akan memperjuangkan hak mereka untuk mendapatkan tiga poin tanpa harus menunggu jadwal ulang pertandingan.
Ia menekankan bahwa tuntutan ini bukan berdasar ambisi semata di papan klasemen, melainkan rasa ketidakadilan.
Pelaez juga menyoroti beberapa keputusan kontroversial yang sebelumnya merugikan Oviedo, terutama sejak mereka berstatus sebagai tim promosi.
Meski selalu berkomitmen menjunjung sportivitas, ia menilai klub tidak bisa diam ketika regulasi tidak berjalan dengan benar.
Selain itu, ia mengkritik Rayo Vallecano karena lamban mengambil langkah, padahal kondisi lapangan sudah bermasalah sejak beberapa hari sebelumnya.- ***















