Home / Bandung / Pendidikan

Kamis, 22 Mei 2025 - 18:57 WIB

Bupati Bandung Hadiri Pembukaan Kick-Off Sistem Penerimaan Murid Baru (PMB)

koransakti - Penulis

Dadang Supriatna: “Pemkab Bandung akan Merevitalisasi 1.363 SD dalam Lima Tahun Mendatang”.

Koran Sakti,co.id, Jabar- Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri kegiatan pembukaan Kick-Off Sistem Penerimaan Murid Baru (PMB) Tahun Ajaran 2025/2026 yang diselenggarakan di Ballroom Padjajaran Convention Center, Hotel Sutan Raja, Kamis (22/05/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Dadang menegaskan komitmen kuat untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

la meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung untuk memberi perhatian khusus kepada peserta didik penyandang disabilitas.

Menurutnya, pemenuhan fasilitas sekolah yang ramah disabilitas harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan pendidikan.

Baca juga :   Praktik Pembuatan Eco Enzyme dalam Program Adiwiyata di SMA Negeri 1

Bupati menginstruksikan, “Para camat harus aktif menyisir masyarakat di wilayahnya masing-masing dan memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari akses pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta.”

Selain itu, Bupati menegaskan, “Seluruh kepala sekolah wajib menjamin proses penerimaan siswa baru berlangsung tanpa pungutan dalam bentuk apapun.”

Untuk menunjang kualitas lingkungan sekolah, Pemkab Bandung akan merevitalisasi 1.363 SD yang dikelola pemerintah daerah dalam lima tahun mendatang.

Di samping itu, Bupati juga menetapkan kebijakan reward and punishment: sekolah yang menjaga kebersihan akan mendapat insentif sebesar Rp1 miliar, sementara sekolah yang lingkungannya kotor akan diberi surat peringatan sebagai sanksi.

Baca juga :   Mahasiswi ITB Terjerat UU ITE Usai Sebar Meme Prabowo-Jokowi

Lebih lanjut, Kabupaten Bandung memerlukan 22 unit SMA baru untuk memenuhi kebutuhan pendidikan menengah.

Saat ini, lahan hibah telah disiapkan di empat kecamatan, termasuk tanah carik di Pangalengan.

Tahun ini, empat SMA baru dijadwalkan mulai dibangun sebagai bagian dari perluasan akses pendidikan.

Perwakilan Ombudsman Jawa Barat mendukung langkah Pemkab Bandung, khususnya dalam membantu keluarga tidak mampu dan penyandang disabilitas.

la menyarankan agar ke depan, siswa dari keluarga miskin dapat diterima tanpa perlu menunjukkan berbagai kartu program bantuan, cukup melalui jalur undangan, domisili, atau jalur prestasi. (ml)

Berita ini 29 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Wako Alfin Hadiri Pelantikan Ketua STKIP Muhammadiyah, Dr. Mahli Zainuddin Tago, M.Si

Advetorial

STIE Sakti Alam Kerinci Wisuda 370 Mahasiswa dari Tiga Program Studi

Pendidikan

Hardiknas Hari Pendidikan Nasional

Pemerintahan

Gas Full, Wako Alfin Perjuangkan Dukungan Pusat Bagi Infrastruktur & Mutu Pendidikan Kota Sungai Penuh

Bandung

Kabupaten Bandung Tuan Rumah MTQH ke-39 Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025

Pendidikan

Pemilihan Ketua STIA NUSA Sungai Penuh Berjalan Aman, Penentuan Akhir Tunggu Suara Yayasan

Bandung

Mahasiswi ITB Terjerat UU ITE Usai Sebar Meme Prabowo-Jokowi

Bandung

MODEL RINA SINTYA DIAM-DIAM PUNYA PASANGAN SEORANG PRIA PENGUSAHA TAJIR