koransakti.co.id – Dua dapur penyedia menu untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, terpaksa menghentikan operasional mereka. Akibatnya, ribuan siswa di sejumlah sekolah tidak lagi menerima pasokan makanan bergizi sejak beberapa waktu lalu.
Penyebab utama dari penghentian ini adalah belum cairnya dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) untuk periode September-Oktober 2025.
Keterlambatan Pengajuan Proposal Jadi Pemicu
Koordinator Wilayah BGN Polewali Mandar, Muh Firman Jalani, mengonfirmasi bahwa masalah ini disebabkan oleh keterlambatan administrasi dari pihak pengelola dapur itu sendiri.
“Kendalanya itu karena ada keterlambatan penginputan pengajuan proposal untuk pencairan dana. Kepala SPPG-nya ini terlambat mengajukan proposalnya. Seharusnya minggu lalu dananya diterima,” kata Firman kepada wartawan, Rabu (8/10/2025).
Dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berhenti beroperasi tersebut berlokasi di Desa Patampanua, Kecamatan Matakali dan Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali.
Ribuan Siswa Terdampak
Akibat berhentinya operasional kedua dapur tersebut, sejumlah sekolah yang menjadi wilayah layanan mereka kini tidak lagi menerima pasokan MBG untuk sementara waktu.
Firman menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan informasi kepada sekolah-sekolah yang terdampak satu hari sebelum penghentian operasional dilakukan.
“Kami sudah konfirmasi satu hari sebelum berhenti beroperasi kepada pihak sekolah untuk sementara mereka tidak mendapat makanan,” ungkapnya.
Pihak BGN juga telah memberikan teguran keras kepada kedua SPPG tersebut karena kelalaian mereka dalam mengajukan proposal telah berdampak langsung pada para siswa. Saat ini, pihak BGN masih menunggu proses pencairan dana agar kedua dapur tersebut dapat segera beroperasi kembali.
baca juga TNI Manunggal Membangun Desa ke-126 Resmi Dibuka – Koran Sakti















