Home / Pangan

Jumat, 10 Oktober 2025 - 11:31 WIB

BPS Lengkapi NTP dengan Indeks Kesejahteraan Petani

koransakti - Penulis

koransakti.co.id, Jakarta-Kesejahteraan petani penting. Nilai Tukar Petani (NTP), yang selama ini di rilis setiap awal bulan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) merupakan proxy atau pendekatan untuk menggambarkan tingkat kesejahteraan petani.

NTP menggambarkan kemampuan petani untuk menukar hasil produksinya dengan barang dan jasa, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun keperluan produksi.

Baca juga :   Nilai Tukar Petani (NTP) Nasional Kembali Naik!

Namun, NTP bukanlah indikator yang tepat untuk menggambarkan kesejahteraan petani, sebab belum mampu menggambarkan kesejahteraan secara menyeluruh karena hanya berfokus pada fluktuasi atau perubahan harga.

Untuk memberikan gambaran kehidupan petani di Indonesia secara lebih komprehensif, BPS tengah menyusun Indeks Kesejahteraan Petani (IKP) melalui Survei Kesejahteraan Petani (SKP) pada 15 September-15 Oktober 2025 di 38 provinsi.

Hasilnya akan di rilis oleh BPS melalui Berita Resmi Statistik pada 19 Desember 2025.

Baca juga :   Top, Indonesia Ekspor Beras ke Arab Saudi

Kehadiran IKP nantinya akan melengkapi indikator NTP yang terlebih dahulu digunakan. IKP mampu menggambarkan capaian pengalaman kesejahteraan yang dirasakan Rumah Tangga Usaha Pertanian secara multidimensi.

 

 

Berita ini 45 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Jan Maringka Paparkan Kedaulatan Pangan dan Peran Strategis KBPP Polri dalam wujudkan Ketahanan Nasional

Pangan

Menteri Pertanian Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Saat Nataru

Daerah

Ketua DPD Partai Golkar Way Kanan Hadiri Panen Raya Jagung di Baradatu

Daerah

Atasi Harga Pangan, Pemkab Pasaman Barat Gelar Gerakan Pangan Murah

Daerah

Kasdam IV/Diponegoro Hadiri Pembagian MBG di SDN 3

Jambi

Polda Jambi Gelar Gerakan Pangan Murah, 16,5 Ton Beras Disalurkan 

Pangan

Kejari Bandar Lampung Beri Pendampingan Ke BPJS dan Rumah Sakit 

Jambi

Pupuk Organik Bahagia Hasil Panen Naik 20 persen