Home / Bisnis / Ekonomi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:32 WIB

BREAKING: IHSG Tiba-tiba Ambruk 1,3% di Sesi II, Saham Prajogo Pangestu Jadi Pemberat Utama

koransakti - Penulis

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. (Sumber: CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. (Sumber: CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

koransakti.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara mengejutkan berbalik arah dan ambruk pada awal sesi perdagangan kedua, Selasa (14/10/2025). Setelah sempat menguat di sesi pagi, indeks tiba-tiba anjlok 1,3% atau 106,56 poin ke level 8.120,64 pada pukul 13:42 WIB.

Koreksi tajam ini terjadi di tengah nilai transaksi yang sangat tinggi, mencapai Rp 17,88 triliun, dan didominasi oleh tekanan jual yang masif. Saham-saham emiten milik taipan Prajogo Pangestu menjadi pemberat utama yang menyeret indeks ke zona merah.

Saham Grup Barito Jadi Biang Kerok

Berdasarkan data, empat saham utama milik Prajogo Pangestu menjadi kontributor terbesar penurunan IHSG pada sesi siang ini:

  • Barito Pacific (BRPT): Anjlok 6,18% dan menjadi pemberat terbesar dengan kontribusi minus 16,17 poin terhadap indeks.
  • Petrindo Jaya Kreasi (CUAN): Menyeret IHSG sebanyak minus 9,06 poin.
  • Barito Renewables Energy (BREN): Menyumbang minus 8,54 poin.
  • Chandra Asri Pacific (TPIA): Berkontribusi negatif sebesar 5,64 poin.
Baca juga :   Review Shopee Video 2026: Pesaing TikTok yang "Membakar Uang"! Cuma Scroll Video Pendek, Saldo ShopeePay Ngalir Tiap Hari

Aksi jual masif pada saham-saham berkapitalisasi pasar besar ini sontak memicu kepanikan di pasar dan menyebabkan IHSG kehilangan semua kenaikan yang diraihnya pada sesi pertama.

Sentimen Global Masih Membayangi

Pelemahan ini juga terjadi di tengah kewaspadaan pasar global setelah Presiden AS Donald Trump kembali memanaskan ketegangan perang dagang dengan Tiongkok. Meskipun Trump sempat memberikan pernyataan yang sedikit meredakan tensi, investor tampaknya masih mengambil sikap hati-hati.

Baca juga :   Jadwal & Besaran THR PNS, TNI, dan Polri Idul Fitri 2026

Ancaman tarif tambahan 100% dari AS dan potensi langkah balasan dari Tiongkok menciptakan ketidakpastian yang membayangi pasar keuangan global, termasuk Indonesia. Meskipun IHSG sempat dibuka menguat, tekanan jual yang kuat di sesi kedua menunjukkan bahwa sentimen investor masih sangat rapuh.

Baca juga Kode Redeem FC Mobile 14 Oktober 2025: Belum Ada yang Baru? Coba Daftar Kode Ini! – Koran Sakti

Berita ini 121 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

REV Media Group dan Remix Berkolaborasi untuk Revolusi Pemasaran Afiliasi di Malaysia
Hukum Forex dalam Islam: Halal atau Haram? Simak Penjelasan Fatwa MUI

Bisnis

Hukum Forex dalam Islam: Halal atau Haram? Simak Penjelasan Fatwa MUI
Cuan Kilat Jelang Tahun Baru 2026: Jualan Paket "Jagung & Arang" via Online, Modal Kecil Untung Berlipat!

Bisnis

Cuan Kilat Jelang Tahun Baru 2026: Jualan Paket “Jagung & Arang” via Online, Modal Kecil Untung Berlipat!

Bisnis

Kafe & Patisserie Prancis-Indonesia Pertama di Paris Milik Nagita Slavina Resmi Dibuka

Daerah

Pemprov Jatim Terapkan WFH ASN Mulai Rabu, Khofifah Hindari Efek Long Weekend

Kebijakan

Presiden Prabowo Saksikan Pertukaran LoI Kemitraan EdTech antara Indonesia dan PEA
Peluang Cuan H+1 Natal: Jualan "Asinan & Rujak Buah", Laris Manis Diburu Orang yang Eneg Makan Daging!

Bisnis

Peluang Cuan H+1 Natal: Jualan “Asinan & Rujak Buah”, Laris Manis Diburu Orang yang Eneg Makan Daging!
Harga Emas Perhiasan 1 Maret 2026: Rincian Lengkap Berbagai Karat

Bisnis

Harga Emas Perhiasan 1 Maret 2026: Rincian Lengkap Berbagai Karat