koransakti.co.id, Jakarta – Nama Faradilla Sandy mungkin tak asing bagi penikmat film Indonesia era 1970-an. Ia dikenal sebagai artis cilik berbakat yang melejit lewat film legendaris Ratapan Anak Tiri (1973). Perannya yang menyayat hati sebagai anak yang teraniaya membuatnya di kenal luas di dunia perfilman Tanah Air.
Tak hanya itu, Faradilla juga beradu akting dengan Suzzanna, sang Ratu Horor Indonesia, dalam film Ratapan dan Rintihan. Dalam film tersebut, Faradilla memerankan Jamila, seorang anak nyaris buta yang kehilangan kasih sayang ibunya. Akting memukaunya membuat penonton ikut larut dalam kisah pilu tersebut.
Karier gemilangnya di usia muda membuat Faradilla meraih penghargaan Aktris Anak-anak Terbaik dari PWI pada 1974–1975. Ia juga kerap berpasangan dengan aktor cilik Rano Karno, dan keduanya menjadi ikon film anak Indonesia kala itu.
Darah seni Faradilla memang mengalir dari sang ayah, Sandy Suwardy, yang di kenal sebagai aktor dan sutradara terkenal. Setelah melewati masa remaja, Faradilla perlahan menghilang dari dunia hiburan. Film terakhir yang di bintanginya adalah Ratapan Anak Tiri III pada 1990.
Kini, di usianya yang hampir 60 tahun, Faradilla Sandy telah menjadi seorang nenek. Meski jarang tampil di publik, penampilannya tetap terlihat anggun dengan senyum khas dan mata tajam yang sama seperti masa kecilnya.
Warisan karyanya di dunia perfilman tetap abadi di hati para penggemar film Indonesia klasik.















