Home / Bisnis / Daerah

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:24 WIB

Komisi IV dan Kementan Tinjau Produksi Susu Greenfields

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Malang- Komisi IV DPR RI dan Kementerian Pertanian (Kementan) meninjau peternakan modern PT Greenfields Dairy Indonesia di Gunung Kawi, Malang, untuk memperkuat produksi susu nasional.

Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menyatakan bahwa produksi susu Greenfields sangat penting bagi percepatan kemandirian susu nasional.

Ia menegaskan bahwa setiap sapi Holstein mampu menghasilkan hingga 34 liter per hari, sementara sapi Jersey menghasilkan 25–27 liter per hari, semuanya di proses dengan sistem modern mulai dari pemerahan hingga pengolahan di pabrik.

Titiek Soeharto menegaskan bahwa industri susu adalah penggerak ekonomi kerakyatan dan penopang kedaulatan pangan nasional. Karena itu, Komisi IV ingin memastikan kesiapan industri dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas susu segar untuk mendukung swasembada susu nasional.

Baca juga :   Pemdes Punai Merindu Salurkan BLT-DD Tahap 3 Kepada 74 KPM

Chief Human Resources Officer PT Greenfields, Chika Hutauruk, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Komisi IV dan Kementan. Ia mengatakan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting memperkuat sinergi industri dan pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan kontribusi produksi susu segar dalam negeri.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menegaskan bahwa Greenfields adalah contoh peternakan sapi perah modern yang memiliki standar tinggi dalam reproduksi, kesehatan hewan, dan pengolahan susu. Ia menyampaikan bahwa produksi susu nasional masih rendah, baru mencapai sekitar 1 juta ton per tahun, jauh dari kebutuhan 4,7 juta ton, sehingga pasar masih didominasi impor.

Baca juga:Balai Kementan Didorong Jadi Model BLU Peternakan yang Efisien dan Transparan

Baca juga :   Kementan Bersama DMFI Perkuat Pengendalian Rabies Secara Humanis

Untuk mempercepat peningkatan produksi, pemerintah mengambil langkah strategis mendatangkan sapi perah dari luar negeri dan mengusulkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga rendah 3 persen per tahun untuk mendorong peternak menambah populasi sapi perah. Kementan meminta dukungan Komisi IV agar implementasi kebijakan tersebut dapat dipercepat.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya bersama pemerintah dan DPR untuk memperkuat industri susu nasional dan memastikan kapasitas produksi dalam negeri mampu memenuhi permintaan yang terus meningkat.**

Baca juga: Jangan Salah Pilih! Kenali 15 Jenis Gula yang Sering ‘Bersembunyi’ di Makanan & Minuman

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita ini 45 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika

Dandim 0417/Kerinci Dampingi Gubernur Jambi Tinjau Kesiapan Dapur Makanan Bergizi di Sungai Penuh.

Advetorial

H Fajran : HKKN Merangin Ajang Silahturahmi, Penting Untuk Hadir

Sungai Penuh

Wali Kota Alfin Sembelih Hewan Qurban di Masjid Raya Sungai Penuh, Gaungkan Semangat Berbagi dan Kebersamaan

Advetorial

Pemkot Sungai Penuh  Penyalur Dana Desa Tercepat 100% Tahun 2024

Daerah

Lansia Hilang di Hutan Tebo Ditemukan Selamat, Operasi SAR Resmi Ditutup

Jambi

Pangdam II/Sriwijaya Resmi Tutup TMMD Ke-124 Kodim 0419/Tanjab

Sungai Penuh

DPRD Sungai Penuh Gelar Jumpa Pers Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi Informasi Publik

Daerah

Wilson Lalengke Dkk Hari Itu Juga Disangkakan Pasal Berlapis, Kayak Kue Lapis