Home / Fakta Unik / Kesehatan / Sains

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:20 WIB

Pojok Sains: Benarkah Micin (MSG) Bikin Bodoh & Sakit Kepala? Ini Fakta Medisnya!

koransakti - Penulis

Monosodium Glutamat (MSG) atau micin sering dianggap sebagai penyebab kebodohan, padahal zat ini juga ditemukan secara alami pada tomat dan keju. (Foto: Freepik/koransakti.co.id)

Monosodium Glutamat (MSG) atau micin sering dianggap sebagai penyebab kebodohan, padahal zat ini juga ditemukan secara alami pada tomat dan keju. (Foto: Freepik/koransakti.co.id)

koransakti.co.id“Jangan banyak makan ciki, nanti kebanyakan micin jadi bodoh!”

Kalimat itu pasti sering Anda dengar sejak kecil. Di Indonesia, “Micin” (MSG) sudah menjadi kambing hitam untuk segala hal buruk: mulai dari sakit kepala, leher kaku, hingga penurunan kecerdasan otak.

Tapi, apakah benar penyedap rasa gurih (Umami) ini sejahat itu? Di Pojok Sains hari Rabu ini, kita akan membongkar mitos terbesar di dunia kuliner ini.

Sejarah Ketakutan: Chinese Restaurant Syndrome

Ketakutan massal ini bermula dari surat pembaca di jurnal medis tahun 1968. Penulisnya mengeluh sakit kepala dan leher kaku setelah makan di restoran Tiongkok di Amerika. Sejak saat itu, MSG dituduh sebagai biang keladinya.

Namun, penelitian modern selama puluhan tahun gagal membuktikan hubungan langsung antara MSG dengan gejala tersebut pada orang normal. Organisasi kesehatan dunia (WHO) dan BPOM bahkan mengategorikan MSG sebagai bahan makanan yang Aman (GRAS).

Baca juga :   Pojok Sains: Fenomena Mandela Effect, Kenapa Banyak Orang Punya 'Ingatan Palsu' yang Sama?

Apa Itu MSG Sebenarnya?

MSG terdiri dari air, natrium (garam), dan Glutamat. Glutamat adalah asam amino biasa yang juga diproduksi oleh tubuh kita sendiri. Bahkan, Glutamat alami banyak ditemukan di makanan sehat seperti:

  • Tomat matang.

  • Keju (Parmesan).

  • Jamur.

  • Bahkan ASI (Air Susu Ibu) mengandung glutamat yang sangat tinggi!

Jadi, jika micin berbahaya, maka makan tomat atau minum ASI juga seharusnya berbahaya. Logikanya tidak masuk, bukan?

Fakta: Micin Tidak Bikin Bodoh

Secara ilmiah, Glutamat justru berfungsi sebagai neurotransmitter (pengantar pesan) di otak yang penting untuk fungsi kognitif dan memori.

Baca juga :   Ini Dampak Hyper-Independence terhadap Hubungan dan Kesehatan Mental

Tentu saja, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Bahaya utama MSG sebenarnya bukan pada “kebodohannya”, melainkan pada kandungan Natrium (Garam)-nya. Jika dikonsumsi berlebihan, bisa memicu darah tinggi (hipertensi), sama seperti jika Anda kebanyakan makan garam dapur biasa.

Kesimpulan

Sebutan “Generasi Micin” untuk anak yang kurang cerdas itu hanyalah istilah pergaulan yang salah kaprah. Micin aman dikonsumsi selama dalam batas wajar (sekitar 1-2 sendok teh per hari). Jadi, jangan ragu tambahkan sedikit penyedap ke sop ayam Anda agar keluarga makan lebih lahap!

Baca juga: Pojok Sains: Kenapa Jari Jadi Keriput Setelah Mandi Lama? Ternyata Bukan Karena ‘Masuk Angin’!

Berita ini 32 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Gaya Hidup

Bukan Cuma Bikin Pintar, Rutin Membaca Buku Ternyata Bisa Bikin Panjang Umur! Ini Buktinya
Kenapa Air Kelapa Disebut "Isotonik Alami"? Bedah Kandungan Ionnya yang Mirip Darah Manusia!

Artikel

Kenapa Air Kelapa Disebut “Isotonik Alami”? Bedah Kandungan Ionnya yang Mirip Darah Manusia!
Pojok Kimia: Mengbedah Jeruk, Kenalan dengan Senyawa $C_6H_8O_6$ alias Asam Askorbat (Vitamin C)

Artikel

Membedah Jeruk, Kenalan dengan Senyawa C6H8O6 alias Asam Askorbat (Vitamin C)
Viral Sakit Gigi Bengkak Parah, Ternyata Angina Ludwig: Infeksi Serius yang Bisa Mengancam Nyawa

Gaya Hidup

Viral Sakit Gigi Bengkak Parah, Ternyata Angina Ludwig: Infeksi Serius yang Bisa Mengancam Nyawa

Kesehatan

Studi WHO: Dampak Negatif pada Kehidupan Seks Jadi Alasan Utama Orang Berhenti Pakai Kontrasepsi
Kenapa Kue Bisa Mengembang & Martabak Jadi Bersarang? Kenalan dengan Soda Kue (NaHCO3), Si Peniup Adonan!

Artikel

Kenapa Kue Bisa Mengembang & Martabak Jadi Bersarang? Kenalan dengan Soda Kue (NaHCO3), Si Peniup Adonan!
Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Indonesia dan Jam Puncaknya

Sains

Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Indonesia dan Jam Puncaknya
Pojok Sains: Mengungkap "Petrichor", Alasan Ilmiah Mengapa Tanah Berbau Harum Saat Hujan

Fakta Unik

Pojok Sains: Mengungkap “Petrichor”, Alasan Ilmiah Mengapa Tanah Berbau Harum Saat Hujan