Home / Kesehatan / Peristiwa

Senin, 30 Maret 2026 - 08:37 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Diduga Akibat Campak, Sempat Alami Demam dan Sesak Napas

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Cianjur- Dunia kesehatan Indonesia kembali berduka. Seorang dokter muda yang sedang menjalani program internship di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, di laporkan meninggal dunia setelah di duga terinfeksi campak yang di sertai komplikasi pneumonia.

Dokter berinisial AMW (26) itu di ketahui bertugas di kawasan RSUD Cimacan, Cipanas, Cianjur.

Sebelum kondisinya memburuk, korban sempat mengeluhkan sejumlah gejala awal seperti demam tinggi, ruam merah pada kulit, serta sesak napas.

Komplikasi pneumonia yang menyerang paru-paru di duga menjadi penyebab kondisi kesehatannya menurun drastis dalam waktu singkat. Meski sempat mendapat penanganan medis intensif, nyawa dokter muda tersebut tidak tertolong.

Baca juga :   Mengapa Tekanan Angin Ban Depan dan Belakang Berbeda? Simak Penjelasan Ahlinya!

Kabar meninggalnya tenaga medis muda ini menyita perhatian publik, terutama karena campak selama ini kerap di anggap penyakit ringan.

Padahal, pada orang dewasa dengan daya tahan tubuh yang menurun, campak dapat memicu komplikasi serius seperti infeksi paru, dehidrasi, hingga gangguan neurologis.

Kasus ini juga menjadi alarm penting bagi masyarakat untuk tidak menganggap remeh gejala campak.

Tanda awal yang perlu di waspadai meliputi demam, batuk, pilek, mata merah, dan ruam kemerahan yang menyebar di tubuh.

Baca juga :   Presiden Prabowo Cek Penanganan Banjir Bali, Terparah dalam 70 Tahun Terakhir

Pakar kesehatan mengingatkan bahwa imunisasi campak tetap menjadi langkah pencegahan paling efektif, sekaligus membantu menekan risiko komplikasi berat dan kematian.

Selain itu, masyarakat di minta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala serupa, terutama jika di sertai sesak napas atau demam tinggi yang tidak kunjung turun.**

Baca juga: 23.000 Kasus Suspek Campak Ditemukan di 2025, Kemenkes Ingatkan Pentingnya Imunisasi

Berita ini 39 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Internasional

Presiden Trump Langsung Menyambut Presiden Xi Jinping di Bandara: Respect dan Kepentingan Politik dan Ekonomi
Bahaya Mikroplastik: Tak Terlihat, Ini Dampaknya (Kanker) & Cara Mengurangi Paparannya

Kesehatan

Bahaya Mikroplastik: Tak Terlihat, Ini Dampaknya (Kanker) & Cara Mengurangi Paparannya

Kerinci

Irwandri Siap Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat

Food

Studi Harvard: Konsumsi Minyak Zaitun Turunkan Risiko Kematian Akibat Demensia hingga 28%
Lawan Resistensi Nyamuk, WHO Rekomendasikan Kelas Alat Baru Pengendali Malaria

Internasional

Lawan Resistensi Nyamuk, WHO Rekomendasikan Kelas Alat Baru Pengendali Malaria

Daerah

Dugaan Korupsi Dana Hibah Kabag Kesra Lampung Tengah Tahun 2024, DPP KAMPUD Desak KEJARI Serius dan Usut Tuntas

Kesehatan

Sering Dibuang, Biji Nangka Ternyata Simpan 7 Khasiat Luar Biasa untuk Kesehatan

Kesehatan

Pagi, Sore, atau Malam? Ini Waktu Olahraga Terbaik untuk Tubuh Sehat