Home / Daerah / Peristiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:33 WIB

Jejak Harimau Sumatra Teror Warga Inhil, Polisi Imbau Masyarakat Tidak Keluar Rumah Sendirian

koransakti - Penulis

koransakti.co.id, Tembilahan– Warga Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kini harus memperketat kewaspadaan mereka. Pasalnya, kemunculan seekor harimau sumatra di area pemukiman telah memicu kecemasan mendalam di kalangan masyarakat setempat. Kekhawatiran warga kian memuncak setelah satwa pemangsa tersebut terbukti menerkam seekor sapi milik warga beberapa hari lalu.

Guna mengantisipasi bahaya serangan susulan, masyarakat memilih untuk membatasi ruang gerak serta menguraikan aktivitas di luar ruangan, terutama saat sore hingga malam hari.

Merespons situasi darurat ini, Kapolsek Pulau Burung Iptu Danu Hidayat mengimbau seluruh warga agar ekstra hati-hati ketika terpaksa harus keluar rumah. Beliau menegaskan agar warga tidak nekat berpergian sendirian dan meminta mereka segera memberi tahu pihak berwenang jika mengendus atau melihat tanda-tanda keberadaan sang pemangsa.

Baca juga :   Wako Alfin Ajak BKMT Peduli Lingkungan Sebagai Bagian Dakwah Islam

“Kami meminta masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Jangan bepergian sendirian dan segera melapor apabila melihat keberadaan harimau,” tegas Iptu Danu Hidayat pada Sabtu (25/7/2026).

Selain mengamankan warga, pihak kepolisian bergerak cepat menjalin komunikasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil. Langkah antisipatif ini di ambil untuk mengkaji opsi penghentian sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah, khususnya jika potensi ancaman keselamatan siswa dan guru belum mereda.

Selanjutnya, kepolisian juga mengandalkan koordinasi intensif dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Melalui kerja sama ini, tim gabungan berencana menyusun langkah teknis penanganan serta skenario evakuasi harimau secara aman.

Sebagai penutup, aparat kembali mewanti-wanti masyarakat agar tidak mengambil tindakan sepihak yang dapat membahayakan keselamatan jiwa maupun kelestarian satwa terlindungi tersebut. Penanganan terpadu yang sesuai prosedur menjadi kunci utama untuk meredam potensi konflik berdarah antara manusia dan satwa liar di wilayah Inhil.*

Baca juga: Mengintip Pesona Tigridia Pavonia, Si Bunga Harimau Eksotis Asal Meksiko

Baca juga :   SMKN 2 SPN Turut Berduka Atas Tragedi Memilukan Kanjuruhan-Malang

Balai TNKS Menutup Sementara Aktivitas Pendakian Gunung Kerinci

Berita ini 19 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Internasional

Militer Myanmar Jatuhkan Bom dari Paraglider ke Festival, 24 Orang Tewas

Jambi

Semarak Jambore Pramuka Cabang Kerinci 2026, Bupati Monadi Beri Pesan Khusus untuk Generasi Muda

Kerinci

Merajut Silaturahmi dengan Wartawan, Polres Kerinci Gelar Coffee Morning

Daerah

Ilham Kurniawan Resmi Dilantik Menjadi Kades Dusun Baru Pulau Tengah, Kerinci

Inspiratif

Renold Isra: RRI Dukung TMMD, Sebarkan Semangat Kebangsaan

Sungai Penuh

BAPEMPERDA GELAR RAPAT PRA PEMBAHASAN 4 RANPERDA TAHUN 2025

Bencana

Kemendikdasmen Dirikan Kelas Darurat dan Salurkan Bantuan Pasca-Gempa M7,7 NTT

Sungai Penuh

Wawako Azhar Buka Sosialisasi Merek Kolektif UMKM