Koransakti.co.id – Barcelona selama ini dikenal sebagai klub yang memiliki sistem pembinaan pemain muda yang sangat solid melalui akademi La Masia.
Banyak pemain hasil akademi mampu menembus tim utama dan menjadi pilar penting klub.
Namun, bagi talenta yang peluangnya terbatas di level senior, Barcelona juga cerdas memanfaatkan akademi sebagai sumber pendapatan melalui penjualan pemain.
Dalam beberapa musim terakhir, strategi tersebut berjalan dengan baik.
Barcelona berhasil menjual sejumlah pemain muda ke klub luar negeri dengan nilai transfer yang cukup menguntungkan.
Mikayil Faye dan Unai Hernandez menjadi contoh sukses dari kebijakan ini.
Selain itu, pada bursa transfer musim panas lalu, Blaugrana juga menjual Sergi Dominguez, Jan Virgili, serta Noah Darvich dengan total pemasukan yang dilaporkan mencapai sekitar €5,7 juta.
Saat ini, perhatian tertuju pada bek muda Andres Cuenca yang masa depannya tengah.
Cuenca mulai menarik minat dari beberapa tim Eropa.
Jurnalis Sportitalia, Gianluigi Longari, mengungkapkan bahwa salah satu klub asal Prancis telah mengajukan penawaran, meski nilai transfernya belum jelas.
Tak hanya itu, AC Milan dan Como dari Serie A juga memantau situasi sang pemain. Como sendiri cukup aktif merekrut pemain muda asal Spanyol sejak Cesc Fabregas menjadi pelatih.
Cuenca mengawali perjalanan sepak bolanya di Cordoba, kemudian sempat menimba ilmu di Sevilla sebelum bergabung dengan La Masia pada 2019 ketika berusia 11 tahun.
Perkembangannya terbilang pesat hingga ia mencatat debut bersama tim utama Barcelona di era Hansi Flick, meski hanya tampil singkat di Liga Champions.
Musim lalu ia cukup rutin bermain untuk Barca Athletic, namun pada musim ini menit bermainnya menurun.
Dengan sisa kontrak enam bulan, Cuenca kini menjadi aset menarik di bursa transfer.-***















