Koransakti.co.id- Sosok Pep Guardiola kembali menegaskan reputasinya sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola.
Hingga saat ini, juru taktik asal Spanyol tersebut telah mengoleksi total 40 gelar sepanjang karier kepelatihannya.
Kini menukangi Manchester City di kompetisi Premier League, Guardiola tetap menunjukkan kapasitasnya meski tim sempat mengalami inkonsistensi performa.
Rekam jejak panjangnya di berbagai klub besar Eropa menjadi bukti kualitasnya yang konsisten.
Era Emas Bersama Barcelona
Karier kepelatihan Guardiola melejit saat memimpin FC Barcelona. Ia menangani generasi emas yang dihuni pemain kelas dunia seperti Lionel Messi, Xavi Hernández, Andrés Iniesta, hingga Carles Puyol.
Dalam periode 2008–2012, Barcelona mencatatkan salah satu era tersukses sepanjang sejarah klub, termasuk raihan “sextuple” pada 2009—prestasi langka yang sulit ditandingi tim mana pun.
Selama di Camp Nou, Guardiola mempersembahkan: 3 gelar La Liga, 2 Copa del Rey, 3 Supercopa de España, 2 Liga Champions, 2 Piala Super Eropa dan 2 Piala Dunia Antarklub
Sukses Berlanjut di Bayern Munich
Setelah meninggalkan Barcelona, Guardiola melanjutkan kariernya bersama Bayern Munich.
Di Jerman, ia tetap tampil dominan dengan meraih sejumlah trofi domestik dan internasional.
Total tujuh gelar berhasil di kumpulkan, termasuk 3 Bundesliga, 2 DFB-Pokal,1 Piala Super Eropa,1 Piala Dunia Antarklub.
Dominasi Bersama Manchester City
Kesuksesan Guardiola semakin lengkap saat menangani Manchester City. Ia berhasil mengubah klub tersebut menjadi kekuatan utama di Inggris dan Eropa.
Sejauh ini, ia telah mempersembahkan 19 trofi, di antaranya: 6 gelar Premier League, 2 FA Cup, 5 Piala Liga Inggris, 3 Community Shield, 1 Liga Champions, 1 Piala Super Eropa dan 1 Piala Dunia Antarklub
Puncaknya terjadi pada musim 2022/2023 ketika City meraih treble winners, termasuk gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub.
Total 40 Gelar
Akumulasi dari tiga klub besar yang pernah di tanganinya membawa Guardiola mencapai angka 40 trofi.
Catatan ini menempatkannya di jajaran pelatih tersukses sepanjang masa, sekaligus memperkuat pengaruhnya dalam perkembangan taktik sepak bola modern. (Fadil)
Baca juga: Film Horor “Danur” Tembus 1 Juta Penonton dalam Sepekan















