Home / Internasional / Kesehatan / Sains

Senin, 29 September 2025 - 19:04 WIB

Laporan WHO: Riset Kanker Global Tidak Sejalan dengan Kebutuhan Dunia

koransakti - Penulis

(Sumber: Zakarya Safari/WHO)

(Sumber: Zakarya Safari/WHO)

koransakti.co.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis sebuah analisis lanskap baru yang mengungkap adanya kesenjangan kritis dalam upaya penelitian dan pengembangan (R&D) kanker secara global. Laporan tersebut menyoroti bahwa investasi dan inovasi dalam riset kanker seringkali tidak sejalan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat yang paling mendesak.

Akibatnya, kemajuan pesat dalam penelitian klinis seringkali gagal menjangkau populasi yang paling rentan di dunia.

Penelitian Terpusat di Negara Kaya

Salah satu temuan utama dari laporan ini adalah adanya ketidaksetaraan geografis yang tajam. WHO menemukan bahwa uji klinis kanker sebagian besar masih terkonsentrasi di negara-negara berpenghasilan tinggi.

Yang lebih mengkhawatirkan, sebanyak 63 negara di dunia sama sekali tidak memiliki uji klinis kanker yang terdaftar.

Salah Fokus: Jenis Kanker dan Tipe Perawatan

Laporan WHO juga mengungkapkan bahwa prioritas penelitian seringkali keliru. Jenis-jenis kanker yang menyebabkan jumlah kematian tertinggi di negara berpenghasilan rendah dan menengah justru termasuk yang paling sedikit dipelajari. Contohnya adalah kanker hati, serviks, dan lambung.

Selain itu, para peneliti secara tidak proporsional lebih fokus pada pengembangan obat-obatan baru yang inovatif. Sementara itu, bidang-bidang krusial lainnya seperti metode bedah, radioterapi, diagnostik, dan perawatan paliatif masih sangat kurang terwakili dalam lanskap R&D global.

Seruan untuk Arah Riset yang Lebih Adil

Berdasarkan temuan ini, WHO menyerukan kepada para penyandang dana, pengembang produk, dan peneliti klinis untuk menggunakan data ini sebagai panduan. WHO mendesak semua pemangku kepentingan untuk:

  • Menargetkan investasi R&D dengan lebih baik agar sesuai dengan kebutuhan.
  • Menyelaraskan prioritas penelitian dengan intervensi yang dapat memaksimalkan dampak kesehatan.
  • Memastikan akses yang adil terhadap inovasi untuk semua populasi, di mana pun mereka berada.

Untuk mendukung hal ini, WHO telah mempublikasikan hasilnya di jurnal Nature Medicine dan meluncurkan dashboard interaktif yang dapat diakses publik, berisi data lebih dari 120.000 uji klinis kanker di seluruh dunia.

Berita ini 25 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dilema Pemain Naturalisasi: Menguak Aturan Ketat Pemain Asing di Liga Elit Eropa

Internasional

Dilema Pemain Naturalisasi: Menguak Aturan Ketat Pemain Asing di Liga Elit Eropa

Kesehatan

Hari Bhayangkara ke-79, Polres Metro Tangerang Kota Selenggarakan Bakti Kesehatan Operasi Mata Katarak Gratis
Manfaat Kafein: Dosis Aman Harian, Peringatan, dan Efek Sampingnya

Kesehatan

Manfaat Kafein: Dosis Aman Harian, Peringatan, dan Efek Sampingnya
Waspada Alergi Makanan! Kenali Gejala, Pemicu, dan Pertolongan Pertamanya di Sini

Kesehatan

Waspada Alergi Makanan! Kenali Gejala, Pemicu, dan Pertolongan Pertamanya di Sini

Kesehatan

Rusdi Dahlan Penderita Tumor Dalam Penanganan Tim Medis, Andri : Terimakasih Insan Pers
Prediksi Al Ahli vs Shabab Al Ahli: Duel "Dua Al Ahli" Berebut Supremasi di Liga Champions Elite AFC

Internasional

Prediksi Al Ahli vs Shabab Al Ahli: Duel “Dua Al Ahli” Berebut Supremasi di Liga Champions Elite AFC

Internasional

Jane Goodall, Ilmuwan yang Mengubah Dunia, Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun

Internasional

Indonesia Kirim 10 Truk Berisi 15.000 Paket Bantuan untuk Warga Gaza