Home / Artikel / Fakta Unik / kimia / Sains

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:04 WIB

Menguak Misteri “Pedas”, Kenapa Capsaicin (C18H27NO3) Bikin Lidah Terbakar? (Dan Kenapa Air Es Gak Mempan!)

koransakti - Penulis

Capsaicin adalah senyawa kimia dalam cabai yang bersifat hidrofobik (takut air), sehingga minum air putih tidak efektif untuk menghilangkan rasa pedas. (Foto: Freepik/koransakti.co.id)

Capsaicin adalah senyawa kimia dalam cabai yang bersifat hidrofobik (takut air), sehingga minum air putih tidak efektif untuk menghilangkan rasa pedas. (Foto: Freepik/koransakti.co.id)

koransakti.co.id – Orang Indonesia kalau makan tidak pakai sambal rasanya kurang nendang.

Tapi pernahkah Anda berpikir, kenapa cabai itu rasanya panas dan menyakitkan? Dan kenapa saat kepedesan, kita minum bergelas-gelas air es tapi pedasnya tidak hilang-hilang?

Jawabannya bukan mistis, tapi Kimia. Mari kita berkenalan dengan sang tersangka utama: Capsaicin.

1. Si Biang Kerok: Capsaicin

Zat yang membuat cabai pedas bernama Capsaicin. Rumus kimianya terlihat rumit tapi menarik: C18H27NO3

Terdiri dari:

  • 18 atom Karbon (C)

  • 27 atom Hidrogen (H)

  • 1 atom Nitrogen (N)

  • 3 atom Oksigen (O)

Zat ini paling banyak menumpuk di bagian Plasenta Cabai (bagian gabus putih tempat biji menempel). Jadi kalau tidak mau terlalu pedas, buang bagian putihnya, bukan cuma bijinya!

2. Fakta Mengejutkan: Pedas Itu Bukan Rasa!

Lidah manusia hanya punya reseptor untuk 5 rasa: Manis, Asin, Asam, Pahit, dan Gurih (Umami). Tidak ada reseptor rasa pedas.

Baca juga :   Kayu Manis Bubuk: Rempah Sederhana Manfaat Besar untuk Kesehatan

Lalu, apa yang kita rasakan? Secara kimia, molekul Capsaicin (C18H27NO3) “menipu” otak kita. Dia menempel pada reseptor saraf bernama TRPV1. Reseptor TRPV1 ini normalnya bertugas mendeteksi Suhu Panas (seperti saat tangan kena air mendidih atau api).

Jadi, saat makan sambal:

  1. Capsaicin menempel di lidah.

  2. Otak menerima sinyal: “BAHAYA! Lidah sedang terbakar api!”

  3. Otak panik dan menyuruh tubuh berkeringat dan menangis untuk “mendinginkan” diri.

Jadi, pedas itu sebenarnya adalah Rasa Sakit/Terbakar, bukan rasa makanan.

3. Kenapa Air Es Tidak Mempan?

Ini bagian paling penting. Dalam kimia, ada prinsip “Like Dissolves Like” (Zat sejenis melarutkan sesamanya).

  • Air (H2O) adalah senyawa Polar.

  • Capsaicin (C18H27NO3) adalah senyawa Non-Polar (seperti Minyak).

Minyak dan Air tidak bisa bersatu, kan? Sama halnya dengan Capsaicin. Saat Anda minum air es, air itu hanya melewati lapisan minyak Capsaicin di lidah tanpa mengangkatnya. Efek dinginnya cuma mematikan saraf sesaat, tapi Capsaicin-nya masih menempel kuat!

Baca juga :   Pojok Sains: Resolusi 2026 Mau Berubah Total? Jangan Percaya Mitos "21 Hari"! Riset Otak Buktikan Butuh Waktu Lebih Lama dari Itu

4. Solusinya: Minum Susu (Lemak)!

Capsaicin bersifat Lipofilik (suka lemak). Dia hanya bisa larut dalam lemak atau alkohol.

Susu mengandung protein bernama Kasein. Secara kimia, Kasein bekerja seperti “deterjen”. Dia mengikat molekul Capsaicin, mencopotnya dari saraf lidah Anda, dan membuangnya ke kerongkongan. Jadi, obat pedas terbaik bukanlah Es Teh, melainkan Susu Full Cream atau Yoghurt.

Kesimpulan

Makan pedas adalah aktivitas “menyiksa diri” yang nikmat secara kimiawi. Lain kali Anda kepedesan makan Seblak atau Ayam Geprek, jangan cari air putih. Carilah susu, karena C18H27NO3 hanya tunduk pada lemak, bukan pada air!

Baca juga: Membedah “Micin” (MSG), Benarkah Senyawa C5H8NO4Na Ini Bikin Otak Lemot? (Cek Faktanya!)

Berita ini 26 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Internasional

WHO Luncurkan Dasbor Baru untuk Pantau Ancaman Resistensi Antimikroba Global
Alasan Tersembunyi di Balik Absennya Guling di Kamar Hotel Berbintang

Fakta Unik

Alasan Tersembunyi di Balik Absennya Guling di Kamar Hotel Berbintang
Pojok Sains: Kenapa Teriak "3... 2... 1..." Bareng-Bareng Bikin Merinding Bahagia? Ini Rahasia 'Sihir' Bernama Social Synchrony!

Fakta Unik

Pojok Sains: Kenapa Teriak “3… 2… 1…” Bareng-Bareng Bikin Merinding Bahagia? Ini Rahasia ‘Sihir’ Bernama Social Synchrony!

Artikel

Peran Media dan Humas dalam Melestarikan Budaya
Pojok Sains: Kenapa Mengiris Bawang Bikin Mata Perih & Menangis? (Ada Senjata Kimianya!)

Artikel

Drama di Dapur: Kenapa Mengiris Bawang Merah Bikin Kita “Menangis”? Ternyata Ini Serangan Senjata Kimia Syn-propanethial-S-oxide!

Artikel

YANG NAIK HAJI DILUAR LOGIKA 
Kenapa Tape Rasanya Hangat & Adonan Roti Bisa "Bernapas"? Kenalan dengan Ragi, Koki Terkecil di Dunia!

Artikel

Kenapa Tape Rasanya Hangat & Adonan Roti Bisa “Bernapas”? Kenalan dengan Ragi, Koki Terkecil di Dunia!

Artikel

BUNG TOMO, MERDEKA ATAU MATI