Home / Artikel / Fakta Unik / kimia / Sains

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:10 WIB

Drama di Dapur: Kenapa Mengiris Bawang Merah Bikin Kita “Menangis”? Ternyata Ini Serangan Senjata Kimia Syn-propanethial-S-oxide!

Tiara - Penulis

Bawang merah melepaskan senyawa gas yang bereaksi dengan air mata membentuk asam sulfat ringan, memicu rasa perih. (Foro: Freepik/koransakti.co.id)

Bawang merah melepaskan senyawa gas yang bereaksi dengan air mata membentuk asam sulfat ringan, memicu rasa perih. (Foro: Freepik/koransakti.co.id)

koransakti.co.idSabtu, 7 Februari 2026 – Sedang asyik menyiapkan bumbu masak buat makan malam minggu, tiba-tiba mata terasa pedas, perih, dan air mata mengalir deras. Padahal hati lagi senang, tapi gara-gara Bawang Merah, kita jadi terlihat seperti habis putus cinta.

Banyak yang bilang: “Kalau iris bawang nangis, tandanya anak berbakti.” Waduh, itu mitos, Pak/Bu! Secara sains, yang terjadi sebenarnya adalah Perang Kimia. Bawang merah sedang menghukum Anda karena telah merusak tubuhnya.

1. Senjata Rahasia: Enzim & Sulfur

Di dalam tanah, bawang merah menyerap banyak unsur Belerang (Sulfur). Saat bawang masih utuh, zat-zat kimianya tersimpan aman di dalam sel yang terpisah. Tapi begitu pisau Anda Mengiris (merusak) dinding sel bawang, dua zat kimia bertemu:

  1. Asam Amino Sulfoksida

  2. Enzim Alliinase

2. Gas Air Mata Alami

Pertemuan dua zat tadi menciptakan reaksi kimia cepat yang menghasilkan gas bernama Syn-propanethial-S-oxide. Gas ini bersifat Volatile (mudah terbang di udara). Begitu gas ini terbang dan mendarat di bola mata Anda yang basah, terjadilah reaksi kimia kedua.

Baca juga :   Sering Begah? Hindari 5 Kebiasaan Setelah Makan Ini Agar Asam Lambung Tidak Naik

Gas tersebut bereaksi dengan air di mata Anda dan berubah menjadi Asam Sulfat (Sulfuric Acid). Ya, Anda tidak salah baca. Asam Sulfat adalah zat yang sama dengan Air Aki, tapi dalam konsentrasi yang sangat amat kecil.

3. Kenapa Keluar Air Mata?

Mata Anda punya sistem sensor yang canggih. Otak mendeteksi ada asam berbahaya di kornea mata. Saraf mata langsung teriak: “BAHAYA! ADA ASAM! BILAS SEKARANG!”

Maka, kelenjar air mata (Lacrimal Gland) diperintahkan untuk memproduksi air mata sebanyak-banyaknya. Tujuannya untuk Mencuci/Membilas zat asam tadi keluar dari mata. Jadi, tangisan itu adalah mekanisme perlindungan diri tubuh kita.

Baca juga :   Benarkah Wortel Bisa Sembuhkan Mata Minus? Kenalan dengan Beta-Karoten (C40H56) dan Sejarah "Bohong" Perang Dunia

4. Tips Anti-Nangis (Berdasarkan Sains)

Supaya masak jadi tenang, coba trik sains ini:

  • Dinginkan Bawang: Masukkan bawang ke kulkas/freezer 15 menit sebelum diiris. Suhu dingin memperlambat reaksi enzim, jadi gas yang keluar lebih sedikit.

  • Pisau Tajam: Pisau tumpul “meremukkan” sel bawang (gas keluar banyak). Pisau tajam “membelah” sel dengan rapi (gas keluar sedikit).

  • Nyalakan Kipas Angin: Arahkan kipas ke samping talenan supaya gasnya tertiup menjauh dari wajah Anda.

Kesimpulan

Bawang merah itu kecil-kecil cabe rawit. Dia punya sistem pertahanan diri kimiawi yang hebat. Jadi kalau Anda menangis saat masak, itu bukan karena Anda cengeng, tapi karena mata Anda sedang berjuang melawan Asam Sulfat!

Baca juga: Sihir Alam! Kenapa Tubuh Kunang-Kunang Bisa Bercahaya Tapi Tidak Terbakar Panas? Ini Rahasia Zat Luciferin!

Berita ini 34 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

LIMA AT, KIAT WARTAWAN HEBAT 

Artikel

KORUPSI MENGGURITA DARI KOTA SAMPAI DESA

Artikel

KASUS PIK2 FAIT A COMPLY PRESIDEN PRABOWO 

Artikel

R.A KARTINI OJO DIBANDING BANDINGKE
Kenapa Jagung Popcorn Bisa Meledak "Duar" Saat Dipanaskan? Ternyata Ada Bom Uap di Dalamnya!

Artikel

Kenapa Jagung Popcorn Bisa Meledak “Duar” Saat Dipanaskan? Ternyata Ada Bom Uap di Dalamnya!

Artikel

INI KATA ICW, PRESIDEN KOMITMEN MELULU
Kenapa Air Tak Mempan Cuci Minyak? Kenalan dengan Sabun (C17H35COONa), Si "Agen Ganda" yang Jenius!

Artikel

Kenapa Air Tak Mempan Cuci Minyak? Kenalan dengan Sabun (C17H35COONa), Si “Agen Ganda” yang Jenius!

Artikel

Game Horor Amenti Viral Usai Bikin iShowSpeed Teriak Kaget, Berani Coba?