Home / Kerinci

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:39 WIB

Bupati Monadi: “Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh, Wujud Nyata Lestarikan Adat dan Budaya Leluhur”

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Kerinci-Festival Budaya Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh, Minggu, (5/7) menjadi bukti nyata bahwa adat dan budaya masih hidup kuat di tengah masyarakat Kerinci.

Melalui momentum budaya ini, masyarakat lima desa kembali meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga warisan leluhur, merawat nilai kebersamaan, dan memperkuat identitas budaya daerah di tengah arus modernisasi.

Lima desa yang tergabung dalam festival tersebut, yakni Desa Tanjung Pauh Mudik, Punai Merindu, Sumur Jauh, Bukit Pulai, dan Pancuran Tiga, hadir dalam satu semangat yang sama: melestarikan adat, mempererat persaudaraan, dan mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus.

Kenduri Sko Bukan Sekadar Tradisi Tahunan

Kenduri Sko tidak hanya di pandang sebagai agenda budaya tahunan, tetapi juga menjadi ruang penting untuk memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat. Tradisi ini mempertemukan ninik mamak, tokoh adat, pemuda, dan masyarakat dalam satu ikatan kebersamaan yang sarat makna.

Di dalamnya, tersimpan nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat Kerinci, seperti gotong royong, musyawarah, penghormatan kepada leluhur, serta tanggung jawab menjaga marwah adat. Karena itu, Kenduri Sko memiliki peran besar dalam memastikan tradisi tidak berhenti sebagai simbol seremonial, melainkan tetap hidup sebagai bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

Lima Desa Bersatu Menjaga Warisan Leluhur

Kebersamaan lima desa dalam Festival Budaya Kenduri Sko menjadi cerminan kuatnya semangat persatuan masyarakat Tanjung Pauh. Dengan latar belakang desa yang berbeda, masyarakat tetap berdiri dalam satu tujuan, yakni merawat tradisi dan menjaga kesinambungan budaya yang telah di wariskan secara turun-temurun.

Semangat inilah yang membuat Kenduri Sko bukan hanya menjadi milik satu desa, melainkan menjadi kebanggaan bersama. Kehadiran seluruh unsur masyarakat dalam kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa budaya akan tetap bertahan apabila di jaga secara kolektif, di pelihara bersama, dan di wariskan dengan kesadaran penuh kepada generasi muda.

Pemkab Kerinci Apresiasi Peran Tokoh Adat dan Masyarakat

Bupati Kerinci, Monadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh adat, ninik mamak, panitia, dan masyarakat yang telah berperan aktif menyukseskan Festival Budaya Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh. Dukungan semua pihak di nilai menjadi kekuatan utama dalam menjaga eksistensi adat dan budaya Kerinci agar tetap lestari.

“Pemerintah Kabupaten Kerinci akan terus mendukung pelestarian budaya daerah, termasuk kenduri Sko, sebagai bagian dari kekayaan adat yang menjadi kebanggan masyarakat Kerinci. Tradisi seperti ini harus terus di jaga agar tetap hidup dan di kenal luas, tidak hanya di Kerinci, tetapi juga di tingkat Provinsi Jambi bahkan nasional” ujarnya

Lebih lanjut, Monadi menegaskan komitmen masyarakat dalam mempertahankan tradisi seperti Kenduri Sko juga di pandang sebagai modal penting bagi daerah, tidak hanya dalam menjaga identitas budaya, tetapi juga dalam membangun karakter generasi muda agar tetap mengenal akar sejarah dan nilai-nilai leluhur.

Baca juga :   Bupati Kerinci Ajak Media Kawal Pembangunan Daerah

Menjaga Budaya, Meneguhkan Jati Diri Kerinci

Festival Budaya Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh pada Minggu, 5 Juli 2026 di meriahkan dengan penampilan tari massal Iyo-Iyo, pencak silat dan tari kolosal lainnya turut di hadiri Gubernur Jambi, Al Haris, Walikota Sungai Penuh, Alfin, Wawako Azhar Hamzah, Wabup kerinci, Murison, Sekda Alfian, Forkopimda, Jajaran OPD, rektor perguruan tinggi, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga tamu undangan lainnya.

Baca juga :   Bupati Kerinci Monadi Teken Komitmen Reformasi Birokrasi 

Rangkaian pertunjukan dalam kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menegaskan bahwa, Kenduri Sko tidak hanya menjadi agenda budaya yang meriah, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, mempererat kebersamaan, dan menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

Ke depan, semangat kolaborasi yang di tunjukkan lima desa ini di harapkan tumbuh dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam merawat adat, menjaga budaya, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap warisan leluhur.

“Selamat dan sukses atas pelaksanaan Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh, Semoga tradisi ini terus lestari, menjadi kebanggaan masyarakat Kerinci, dan semakin memperkuat persatuan serta kebersamaan antar generasi,” tutup Monadi. (Emi)

Baca juga: Kenduri Sko “Mariwok” Tiga Desa Hidupkan Semangat Adat, Monadi Tegaskan Peran Budaya dalam Pembangunan Kerinci

Kota Sungai Penuh Tampilkan Budaya Daerah pada Karnaval Munas APEKSI di Medan

Festival Budaya Kerinci 2025, Ribuan Warga Padati Danau Kerinci

 

 

 

 

 

 

Berita ini 13 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bupati Kerinci Monadi Pimpin Peringatan Hari OTODA ke- XXIX

Kerinci

Anggota Kodim 0417/Kerinci Raih Prestasi di Akhir Tahun
"Kades Kayo Aro Ambai Aan Prananda Hadiri Sosialisasi IRET, Tegaskan Komitmen Cegah Radikalisme dan Intoleransi"

Kerinci

“Kades Kayo Aro Ambai Aan Prananda Hadiri Sosialisasi IRET, Tegaskan Komitmen Cegah Radikalisme dan Intoleransi”

Daerah

Mengenal Taman Nasional Kerinci Seblat, Jantung Hutan Hujan Sumatera

Inspiratif

Dari Infak yang Tulus: MTsN 2 Kerinci Bangun Gedung Serba Guna

Kerinci

Penandatanganan Hibah Tanah Pemkab Kerinci–Bulog, Langkah Strategis Perkuat Ketahanan Pangan

Bencana

PT.KMH Kerinci Kembali Memberikan Bantuan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor

Inspiratif

PT Kiswah Tour & Travel Kembali Berangkatkan 50 Jamaah Umrah, Terbang Langsung ke Madinah dengan Garuda Indonesia