Home / Internasional / Kesehatan / Sains

Rabu, 8 Oktober 2025 - 14:10 WIB

WHO Luncurkan Forum Uji Klinis Global, Indonesia Masuk Jajaran Anggota Pendiri

koransakti - Penulis

Peluncuran Forum Uji Klinis Global WHO di Jenewa. Forum ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem riset kesehatan di seluruh dunia. (Sumber: WHO/John Owuor)

Peluncuran Forum Uji Klinis Global WHO di Jenewa. Forum ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem riset kesehatan di seluruh dunia. (Sumber: WHO/John Owuor)

koransakti.co.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi meluncurkan sebuah jaringan global baru bernama Global Clinical Trials Forum (GCTF) pada Selasa (7/10/2025). Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat lingkungan dan infrastruktur uji klinis di tingkat nasional, regional, dan global.

Kabar baiknya, Indonesia turut mengambil bagian penting dalam forum ini. Indonesia Clinical Research Center tercatat sebagai salah satu anggota pendiri, sejajar dengan berbagai institusi riset terkemuka dunia.

Tujuan: Perkuat Kualitas dan Koordinasi Riset Kesehatan

WHO membentuk GCTF sebagai respons atas resolusi Majelis Kesehatan Dunia (WHA75.8) yang menyerukan peningkatan kualitas dan koordinasi uji klinis. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan setiap uji klinis dapat menghasilkan bukti ilmiah berkualitas tinggi yang bisa menjadi dasar pengambilan keputusan di bidang kesehatan.

Baca juga :   Rusdi Dahlan Penderita Tumor Dalam Penanganan Tim Medis, Andri : Terimakasih Insan Pers

Forum ini akan mendukung implementasi dari “Panduan Praktik Terbaik untuk Uji Klinis” yang telah dirilis oleh WHO.

Platform Kolaborasi Multi-Stakeholder

GCTF akan berfungsi sebagai platform kolaboratif yang menghubungkan berbagai pemangku kepentingan dari seluruh dunia. Forum ini akan menyatukan:

  • Negara-negara Anggota WHO
  • Otoritas regulator dan etik
  • Lembaga pendanaan riset
  • Para peneliti dan akademisi
  • Organisasi masyarakat sipil dan pasien

Para anggota akan bekerja sama dalam kelompok-kelompok tematik untuk memajukan praktik terbaik, meningkatkan kesiapan sistem kesehatan dalam melakukan uji klinis, dan memastikan riset berjalan secara adil dan berkelanjutan.

Baca juga :   Ethiopia Raih Status Penting dari WHO untuk Sistem Regulasi Obat

Indonesia Berperan di Tingkat Global

Keikutsertaan Indonesia Clinical Research Center sebagai salah satu anggota pendiri menempatkan Indonesia dalam posisi strategis di kancah riset kesehatan global.

Indonesia akan berkolaborasi dengan institusi-institusi bergengsi lainnya seperti University of Oxford, Health Research Authority (Inggris), Indian Council of Medical Research, dan Singapore Clinical Research Institute.

Peluncuran GCTF ini merupakan langkah signifikan untuk memastikan semua negara, termasuk Indonesia, memiliki kapasitas untuk menghasilkan bukti ilmiah yang andal demi memandu kebijakan dan praktik kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.

baca juga TNI Manunggal Membangun Desa ke-126 Resmi Dibuka  – Koran Sakti

Berita ini 27 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pojok Sains: Suka Minum Soda Pas Pesta? Ternyata Sensasi "Nyegrak" Itu Bukan Rasa, Tapi Reseptor Rasa Sakit! Ini Fakta Ilmiahnya

Artikel

Kenapa Minuman Soda Rasanya “Menggigit” Lidah? Kenalan dengan H2CO3 (Asam Karbonat), Si Pembuat Gelembung!
Jaga Jantung Saat Ramadan: 6 Rekomendasi Makanan Rendah Garam untuk Sahur dan Berbuka

Artikel

Jaga Jantung Saat Ramadan: 6 Rekomendasi Makanan Rendah Garam untuk Sahur dan Berbuka

Internasional

Italia di Persimpangan Jalan: Ini Skenario Lolos ke Piala Dunia 2026 Lewat Playoff

Advetorial

Tingkatkan Layanan Prima, RSUD MHAT Sungai Penuh Mengalami Perubahan Signifikan

Internasional

Aktivis Konservatif AS Charlie Kirk Tewas Ditembak, Perburuan Pelaku Besar-besaran Digelar
Waspada! Ini 16+ Kandungan Skincare yang Harus Dihindari (Paraben, SLS, Alkohol)

Gaya Hidup

Waspada! Ini 16+ Kandungan Skincare yang Harus Dihindari (Paraben, SLS, Alkohol)

Internasional

AS dan Tiongkok Capai Terobosan dalam Perundingan Dagang di Jenewa
Pojok Sains: Benarkah Micin (MSG) Bikin Bodoh & Sakit Kepala? Ini Fakta Medisnya!

Fakta Unik

Pojok Sains: Benarkah Micin (MSG) Bikin Bodoh & Sakit Kepala? Ini Fakta Medisnya!