Home / Fakta Unik / Pendidikan / Sains

Selasa, 16 Desember 2025 - 13:56 WIB

Pojok Sains: Mengungkap “Petrichor”, Alasan Ilmiah Mengapa Tanah Berbau Harum Saat Hujan

koransakti - Penulis

Aroma yang menenangkan itu bukan berasal dari air, melainkan

Aroma yang menenangkan itu bukan berasal dari air, melainkan "parfum" yang dilepaskan oleh bakteri tanah saat terkena tetesan hujan. (Sumber: Freepik/koransakti.co.id)

koransakti.co.id – Hujan turun membasahi tanah kering, dan seketika udara dipenuhi aroma yang khas: segar, membumi, dan menenangkan. Kita sering menyebutnya “bau hujan” atau “bau tanah”.

Tahukah Anda bahwa air hujan murni sebenarnya tidak berbau? Aroma tersebut adalah hasil reaksi kimia dan biologi kompleks yang disebut Petrichor. Istilah ini diciptakan oleh ilmuwan Australia, Isabel Bear dan Richard Thomas, pada tahun 1964 dalam jurnal Nature.

Berikut adalah bedah ilmiah dari mana aroma ini berasal.

1. Geosmin: Parfum Buatan Bakteri

Pemeran utama dalam aroma ini adalah senyawa organik bernama Geosmin (C12H22O). Geosmin diproduksi oleh bakteri tanah dari genus Streptomyces (Actinobacteria). Saat tanah kering/kemarau, bakteri ini memproduksi spora untuk bertahan hidup. Spora inilah yang mengandung geosmin.

Fakta Menakjubkan: Hidung manusia sangat sensitif terhadap Geosmin. Kita bisa mencium baunya bahkan dalam konsentrasi 5 ppt (parts per trillion). Ini setara dengan kemampuan hiu mencium setetes darah di kolam renang olimpiade. Secara evolusi, kemampuan ini diduga membantu nenek moyang kita menemukan sumber air di padang sabana.

Baca juga :   Sains: Kenapa Lagu Natal (atau TikTok) Terus Terngiang di Kepala? Misteri Fenomena "Earworms" Terpecahkan!

2. Minyak Tumbuhan (Plant Oils)

Selama periode kering, tanaman memproduksi minyak tertentu yang mengandung Asam Stearat dan Asam Palmitat. Minyak ini meresap ke dalam pori-pori tanah dan bebatuan. Minyak ini berfungsi menghambat pertumbuhan benih agar tidak tumbuh di saat kurang air. Saat hujan turun, minyak ini terlepas ke udara bercampur dengan Geosmin.

3. Mekanisme Aerosol (Studi MIT)

Pada tahun 2015, ilmuwan Massachusetts Institute of Technology (MIT) menggunakan kamera berkecepatan tinggi untuk merekam tetesan hujan. Mereka menemukan bahwa ketika butiran hujan menabrak tanah berpori, butiran itu menjebak gelembung udara kecil di bawahnya. Gelembung udara ini kemudian naik ke permukaan butiran air dan pecah (meletus) seperti buih pada minuman bersoda.

Baca juga :   Kenapa Digigit Semut Rasanya Panas & Gatal? Kenalan dengan Asam Formiat (CH2O2), Senjata Kimia si Kecil!

Letusan mikro inilah yang menyemprotkan partikel Aerosol ke udara. Aerosol ini membawa muatan Geosmin dan minyak tumbuhan tadi, lalu terbawa angin hingga terhirup oleh hidung kita.

Itulah sebabnya bau Petrichor paling kuat tercium saat hujan rintik-rintik di tanah kering. Jika hujan terlalu deras (badai), aerosol tersebut justru “tenggelam” dan tidak sempat terbang ke udara.

Baca juga:

  1. Pojok Sains: Kenapa Es Batu Mengapung? Mengenal “Anomali Air” yang Menyelamatkan Bumi
  2. Mengenal “Antioksidan”: Pasukan Khusus Pelindung Tubuh dari Kerusakan Sel
Berita ini 49 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pendidikan

MAN 2 Sungai Penuh Buka PMB 2026/2027, Gratis Baju Batik, Baju Muslim, dan Baju Olahraga untuk Murid Baru
Kenapa Kue Bisa Mengembang & Martabak Jadi Bersarang? Kenalan dengan Soda Kue (NaHCO3), Si Peniup Adonan!

Artikel

Kenapa Kue Bisa Mengembang & Martabak Jadi Bersarang? Kenalan dengan Soda Kue (NaHCO3), Si Peniup Adonan!

Daerah

Wujudkan Semangat Belajar, Satgas Yonif 144/JY Hadirkan Perpustakaan Keliling

Otomotif

Atasi Pemburu Liar, Mahasiswa ITB Ciptakan Motor Listrik Senyap untuk Patroli Hutan
Rahasia Alam: Bagaimana Pohon Tetap Bertahan di Tengah Kemarau Panjang?

Fakta Unik

Rahasia Alam: Bagaimana Pohon Tetap Bertahan di Tengah Kemarau Panjang?

Advetorial

STIE SAK Sukses Gelar Wisuda Angkatan Ke XIX Tahun 2022
Bukan Hantu! Ini Alasan Ilmiah Kenapa Mata Kucing Bisa "Menyala" Seperti Laser di Malam Hari. Kenalan dengan Cermin Alami: Tapetum Lucidum!

Artikel

Bukan Hantu! Ini Alasan Ilmiah Kenapa Mata Kucing Bisa “Menyala” Seperti Laser di Malam Hari. Kenalan dengan Cermin Alami: Tapetum Lucidum!
Pojok Sains: Kenapa Lagu Natal (atau TikTok) Terus Terngiang di Kepala? Misteri Fenomena "Earworms" Terpecahkan!

Fakta Unik

Sains: Kenapa Lagu Natal (atau TikTok) Terus Terngiang di Kepala? Misteri Fenomena “Earworms” Terpecahkan!