Koransakti.co.id, Sungai Penuh- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sungai Penuh menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2025, Selasa (31/3)
Rapat berlangsung di ruang sidang utama DPRD Kota Sungai Penuh dan di pimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Hardizal, S.Sos., M.H, di dampingi Wakil Ketua II Emrizal, S.Pt.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, unsur Forkopimda, staf ahli, para asisten, kepala SKPD, tenaga ahli fraksi, serta tamu undangan lainnya.
Dalam pembukaan sidang, pimpinan DPRD menegaskan bahwa rapat paripurna ini menjadi bagian penting dari mekanisme konstitusional yang melekat pada fungsi pengawasan legislatif terhadap jalannya pemerintahan daerah.
Menurutnya, pembahasan LKPJ merupakan tahapan strategis untuk mengevaluasi sejauh mana program pembangunan dan kebijakan pemerintah daerah berjalan selama satu tahun anggaran.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah dalam pengantar resminya memaparkan substansi LKPJ Tahun Anggaran 2025 yang mencakup capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah selama setahun penuh.
Laporan tersebut meliputi pelaksanaan program prioritas, realisasi kegiatan pembangunan, kebijakan strategis daerah, hingga tata kelola keuangan pemerintah daerah.
Selain aspek pemerintahan, Azhar juga memaparkan kondisi ekonomi makro Kota Sungai Penuh sepanjang tahun 2025.
Ia menyebut pertumbuhan ekonomi daerah menunjukkan tren yang stabil dengan dukungan kuat dari sektor perdagangan, pertanian, dan jasa.
Tidak hanya itu, laju inflasi daerah di nilai tetap terkendali. Di sisi lain, angka pengangguran serta tingkat kemiskinan di sebut mengalami penurunan di bandingkan tahun sebelumnya, yang menjadi indikator positif bagi pembangunan daerah.
Berbagai capaian pembangunan turut di presentasikan dalam rapat tersebut, mulai dari sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Meski demikian, pemerintah daerah juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dan hambatan selama pelaksanaan program.
Namun, berbagai langkah strategis telah di lakukan untuk meminimalkan kendala agar target pembangunan tetap tercapai.
Usai penyampaian pengantar tersebut, DPRD Kota Sungai Penuh di jadwalkan akan melanjutkan pembahasan LKPJ melalui alat kelengkapan dewan sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Rapat paripurna berlangsung tertib, lancar, dan penuh khidmat. Momentum ini di harapkan semakin memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendorong pembangunan yang lebih optimal demi kesejahteraan masyarakat Kota Sungai Penuh. (Ak)















