Koransakti.co.id – Real Madrid mampu memperkecil jarak dengan Barcelona menjadi hanya satu poin di papan klasemen La Liga sejak Alvaro Arbeloa dipercaya menangani tim utama.
Pelatih yang sebelumnya menukangi Castilla itu langsung memberi dampak positif dengan membawa Los Blancos meraih empat kemenangan beruntun di kompetisi liga.
Kendati catatan tersebut terbilang impresif, penilaian terhadap kepemimpinan Arbeloa belum sepenuhnya meyakinkan.
Performa Real Madrid di luar La Liga masih menunjukkan inkonsistensi.
Di tengah padatnya jadwal, mereka harus menerima kekalahan dari Albacete di ajang Copa del Rey serta menelan hasil negatif saat menghadapi Benfica di Liga Champions.
Rentetan hasil tersebut memunculkan tanda tanya mengenai kemampuan Arbeloa dalam menjaga stabilitas dan membawa peningkatan jangka panjang di Santiago Bernabeu.
Pergantian pelatih sebelumnya tak lepas dari dinamika internal tim.
Xabi Alonso mengalami kendala hubungan dengan sejumlah pemain inti, meskipun ia tetap memiliki dukungan di ruang ganti.
Laporan menyebutkan Kylian Mbappe merasa lebih cocok bekerja di bawah arahan Alonso dari pada bersama Arbeloa.
Bahkan, Mbappe sempat memberikan pembelaan terbuka dengan menyebut Alonso tidak gagal dan memiliki masa depan cerah sebagai pelatih.
Meski demikian, kehadiran Arbeloa berhasil meredakan ketegangan internal serta menciptakan suasana kerja yang lebih kondusif.
Namun, sebagian pemain masih memerlukan waktu untuk sepenuhnya menerima pendekatan taktis di lapangan.-***















