Home / Sport

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:17 WIB

PSSI Gigit Jari? Pascal Struijk yang Tolak Timnas Indonesia Kini Jadi Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah Leeds United

koransakti - Penulis

Pascal Struijk menjadi salah satu pembelian terbaik Leeds United sepanjang sejarah. Meskipun memiliki darah Indonesia, bek tangguh ini memilih untuk fokus berkarier di Inggris dan menunggu panggilan Timnas Belanda.

Pascal Struijk menjadi salah satu pembelian terbaik Leeds United sepanjang sejarah. Meskipun memiliki darah Indonesia, bek tangguh ini memilih untuk fokus berkarier di Inggris dan menunggu panggilan Timnas Belanda.

Koransakti.co.id, Jakarta- Program naturalisasi PSSI dalam beberapa tahun terakhir memang sukses membawa perubahan besar bagi Timnas Indonesia. Nama-nama seperti Jay Idzes hingga Kevin Diks telah memberikan warna baru. Namun, ada satu nama besar yang hingga kini gagal luluh hatinya untuk membela Garuda: Pascal Struijk.

Bek andalan Leeds United ini belakangan menjadi sorotan setelah media Inggris, Football Fancast, melabelinya sebagai salah satu pembelian terbaik dalam sejarah klub berjuluk The Whites tersebut.

Karier Gemilang di Inggris

Pascal Struijk di datangkan Leeds United dari Ajax Amsterdam pada musim panas 2018 secara gratis. Siapa sangka, pemain yang memiliki darah Indonesia dari sang ibu ini menjelma menjadi pilar tak tergantikan di Elland Road.

Sejak kedatangannya, Struijk telah mencatatkan:

  • Total Penampilan: Lebih dari 184 pertandingan.

  • Nilai Pasar: Mencapai £17 juta (setara Rp340 miliar lebih), menjadikannya salah satu pemain termahal di skuad Leeds saat ini.

  • Kontribusi: Menjadi pemimpin di lini belakang, bahkan sering dipercaya mengenakan ban kapten.

Baca juga :   Dirumorkan Hengkang, Marc Casado Tegaskan Barcelona Tetap Pilihan Utama

Alasan Menolak Tawaran Naturalisasi

Meski mengakui adanya ketertarikan dari penggemar sepak bola di Indonesia, Struijk memilih untuk tetap pada pendiriannya. Dalam wawancaranya, ia menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah membawa Leeds United bersaing di kasta tertinggi Liga Inggris dan masih memendam impian membela Timnas Belanda.

“Indonesia adalah negara sepak bola yang sangat besar. Tapi (naturalisasi) bukan sesuatu yang saya fokuskan saat ini. Saya harap panggilan dari Belanda akan terjadi suatu saat nanti,” ujar Struijk dikutip dari ESPN Belanda.

Kerugian bagi Timnas Indonesia?

Dengan performa yang terus menanjak dan fleksibilitasnya bermain di formasi tiga bek, Struijk sebenarnya adalah sosok ideal bagi skema pelatih Shin Tae-yong. Sayangnya, keinginan sang pemain untuk mengejar karier di level internasional bersama De Oranje membuat PSSI harus puas dengan pemain yang ada.

Baca juga :   Eden Hazard Soroti Fabregas sebagai Calon Pelatih Chelsea

Saat ini, nilai pasar Struijk bahkan jauh melampaui striker top Liga Inggris lainnya seperti Dominic Calvert-Lewin. Hal ini membuktikan bahwa kualitas teknis yang dimiliki Struijk memang berada di level elite dunia.

Meskipun tanpa Struijk, Timnas Indonesia tetap menunjukkan progres luar biasa dengan lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, membayangkan Struijk mengawal lini belakang bersama Jay Idzes tentu akan tetap menjadi “angan-angan” indah bagi para fans Garuda.

Baca juga: Misteri Déjà Vu: Kenapa Kita Sering Merasa “Pernah Mengalami” Momen Ini Sebelumnya? Apakah Ini Ramalan atau Gangguan Otak?

Berita ini 82 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Sport

Guille Gonzalez Resmi Jadi Bagian Proyek Muda Real Madrid

Sport

Ter Stegen Berpeluang Tinggalkan Barcelona di Bursa Transfer Januari

Sport

PSG Minta €30 Juta, Juventus Cari Jalan Lewat Barter Pemain

Sport

Arsenal Tunjukkan Kedalaman Skuad di Tengah Isu Cedera

Advetorial

Mikella Alicia Gracia Pratama Raih Prestasi Juara II Di Ajang Kompetisi Ice Skating Asia

Sport

Timnas Indonesia vs Lebanon : Cek Jadwal dan Siaran TV Indosiar

Sport

Real Madrid Gagal di Fase Grup, Mbappe Soroti Kelemahan Tim

Sport

El Clasico di Final, Barcelona Siapkan Senjata Andalan Hadapi Real Madrid