Koransakti.co.id, Kerinci- Semangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momen istimewa bagi SMP Negeri 13 Kerinci. Di tengah pelaksanaan upacara di Lapangan Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah Siulak, Senin (4/5/2026), sekolah ini menegaskan kiprahnya melalui torehan prestasi dua guru terbaiknya yang bersinar di tingkat nasional dan provinsi.
Tembus Nasional dan Raih Prestasi Provinsi
Dua nama yang menjadi sorotan adalah Ade Candra, M.Pd dan Dewi Nopita, S.Pd. Ade Candra berhasil menembus level nasional sebagai Finalis Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Transformatif jenjang SMP. Capaian ini tidak hanya menunjukkan kualitas individu, tetapi juga mencerminkan daya saing guru Kerinci di panggung pendidikan nasional.
Sementara itu, Dewi Nopita, S.Pd mengukir prestasi di tingkat provinsi dengan meraih penghargaan sebagai Guru Terbaik dalam program Revitalisasi Bahasa Daerah Provinsi Jambi.
Kontribusinya dalam melestarikan bahasa daerah melalui pembelajaran kreatif menjadi bukti nyata bahwa inovasi pendidikan dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya.
Peran Kepala Sekolah Dorong Budaya Prestasi
Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari peran kepemimpinan Kepala SMP Negeri 13 Kerinci, Liza Azoni, M.Pd, yang terus mendorong budaya berprestasi di lingkungan sekolah. Di bawah arahannya, guru tidak hanya menjalankan tugas mengajar, tetapi juga di tantang untuk berkembang, berinovasi, dan berkompetisi di tingkat yang lebih luas.
Liza Azoni menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras, komitmen, dan semangat belajar yang terus di jaga oleh para guru. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai bukti bahwa dengan dukungan yang tepat, guru daerah mampu tampil dan di akui secara luas.
“Saya merasa bangga atas pencapaian luar biasa ini. Guru-guru kami telah menunjukkan bahwa dedikasi dan inovasi mampu membawa mereka bersaing hingga tingkat nasional. Ini bukan hanya prestasi individu, tetapi juga kebanggaan sekolah dan daerah,” ujarnya.
Prestasi Jadi Pemantik Semangat Guru Lain
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya menjadikan prestasi tersebut sebagai pemicu semangat bagi seluruh tenaga pendidik. Menurutnya, keberhasilan satu atau dua orang guru harus mampu menggerakkan ekosistem sekolah untuk terus berkembang.
“Kami akan terus memberikan ruang dan dukungan agar semakin banyak guru yang berprestasi. Saya ingin SMPN 13 Kerinci menjadi tempat lahirnya pendidik-pendidik inspiratif yang mampu membawa perubahan nyata,” tambahnya.
Hardiknas 2026 Perkuat Komitmen Pendidikan Berkualitas
Momentum Hardiknas 2026 pun terasa lebih bermakna bagi keluarga besar SMP Negeri 13 Kerinci. Prestasi yang di raih tidak hanya menjadi simbol keberhasilan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi guru lain untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.
Dengan capaian ini, SMPN 13 Kerinci semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu sekolah yang aktif mendorong kemajuan pendidikan di daerah. Dedikasi guru, dukungan kepemimpinan, serta semangat berinovasi menjadi kunci utama dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas.
Ke depan, keberhasilan ini di harapkan menjadi pemantik lahirnya lebih banyak guru berprestasi yang tidak hanya unggul di tingkat lokal, tetapi juga mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Hardiknas 2026 pun menjadi bukti bahwa perubahan pendidikan di mulai dari guru yang berani melangkah dan pemimpin sekolah yang visioner. (Emi)















