Home / Agama / Edukasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:54 WIB

Menelusuri Sejarah Padang Arafah: Tempat Pertemuan Nabi Adam dan Puncak Haji

koransakti - Penulis

koransakti.co.id- Umat Islam di seluruh dunia mengenal Padang Arafah sebagai lokasi inti dari ibadah haji. Banyak orang keliru menganggap bahwa tawaf mengelilingi Ka’bah adalah puncak haji. Padahal, esensi tertinggi dari ibadah ini adalah melaksanakan wukuf di Padang Arafah setiap tanggal 9 Dzulhijjah. Bagi umat Muslim yang tidak sedang berhaji, hari tersebut menjadi momentum spesial untuk menjalankan ibadah sunnah puasa Arafah.

Secara harfiah, wukuf bermakna “berhenti” atau “berdiam diri”. Dalam tata cara haji, wukuf menempati posisi sebagai rukun utama yang wajib jemaah penuhi. Tanpa menghadiri wukuf, seseorang tidak sah menyandang gelar haji.

Rahmat Sunnara dalam bukunya, A-Z Seputar Ibadah Haji dan Umrah, menjelaskan bahwa jemaah haji melakukan wukuf dengan cara berdiam diri, merenungkan dosa, dan memanjatkan doa ampunan dari pagi hari hingga menjelang Maghrib. Begitu malam tiba, mereka akan bergeser untuk bermalam (mabit) di Muzdalifah.

Baca juga :   MTQ Semarakkan HUT ke-1 PT TGH, Walikota Alfin Apresiasi Komitmen Syiar Al-Qur’an

Selain menjadi pusat ibadah, kawasan luas ini menyimpan jejak sejarah Islam yang sangat mendalam.

Asal-usul Nama dan Jejak Cinta Nabi Adam

Kata “Arafah” sendiri berakar dari bahasa Arab, arafa, yang berarti mengerti, tahu, atau paham. Pendapat lain menyebutkan kata ini berasal dari i’tiraf, yang melambangkan momen pengakuan dosa para jemaah saat wukuf.

Sejarah mencatat Padang Arafah sebagai tempat bertemunya Nabi Adam dan Siti Hawa setelah Allah menurunkan mereka dari surga secara terpisah. Di tengah padang ini, terdapat sebuah bukit bernama Jabal Rahmah (Bukit Kasih Sayang). Para ulama menyepakati bukit ini sebagai simbol bertemunya kembali cinta kasih mereka. Untuk menandai titik bersejarah tersebut, pemerintah setempat membangun sebuah tugu beton persegi empat setinggi 8 meter dengan lebar 1,8 meter.

Baca juga :   Jadwal Imsak dan Subuh Hari Ini: Minggu, 22 Februari 2026 (4 Ramadan 1447 H)

Saksi Khutbah Perpisahan Rasulullah

Bukan hanya kisah Nabi Adam, Padang Arafah juga menjadi tempat Rasulullah SAW menyampaikan Khutbah Wada (khutbah perpisahan) menjelang akhir hayat beliau.

Kementerian Agama melansir bahwa Padang Arafah merupakan hamparan padang pasir seluas 12 kilometer persegi yang dikelilingi oleh perbukitan. Lokasinya berada sekitar 25 kilometer dari Kota Mekkah. Dengan wilayah seluas itu, kawasan ini mampu menampung hingga 2,5 juta jemaah haji sekaligus.

Di perbatasan Mekkah dan Arafah, berdiri Masjid Namirah yang megah. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi kini telah memperluas area masjid tersebut menjadi 124.000 meter persegi, sehingga sanggup menampung hingga 300 ribu jemaah yang ingin beribadah. (asep)

Berita ini 8 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Edukasi

Fatwa MUI No.6/2025: Buang Sampah ke Sungai, Danau, dan Laut Kini Ditegaskan Haram

Agama

Hari Santri Nasional 2025, LTN MWC NU Kecamatan Katapang Sambut Dengan 3 Program

Edukasi

Jadwal Imsak dan Subuh Hari Ini: Minggu, 22 Februari 2026 (4 Ramadan 1447 H)
Panduan Terbaru 2026: Cara Cek NISN Secara Mandiri Melalui Portal Kemdikbud dan Kaitannya dengan Pencairan PIP

Edukasi

Panduan Terbaru 2026: Cara Cek NISN Secara Mandiri Melalui Portal Kemdikbud dan Kaitannya dengan Pencairan PIP
Awas Kebablasan Mentang-mentang Besok Libur! Cek Jadwal Imsak & Subuh Sabtu 21 Februari 2026 (Jabodetabek). Pasang Alarm Sekarang!

Agama

Awas Kebablasan Mentang-mentang Besok Libur! Cek Jadwal Imsak & Subuh Sabtu 21 Februari 2026 (Jabodetabek). Pasang Alarm Sekarang!
Hukum Forex dalam Islam: Halal atau Haram? Simak Penjelasan Fatwa MUI

Bisnis

Hukum Forex dalam Islam: Halal atau Haram? Simak Penjelasan Fatwa MUI

Edukasi

“Cara Menurunkan Gula Darah Tinggi Secara Alami Menurut Dokter: Cek Daftar Makanan & Herbalnya”

Edukasi

Solusi Alami: 5 Minuman Herbal Ampuh Pereda Flu dan Batuk yang Melegakan Tenggorokan
error: Content is protected !!