Home / Ekonomi / Kerinci / Pemerintahan

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:40 WIB

BumDes Bulak Sakti Kembangkan Peternakan Bebek untuk Ketahanan Pangan, Berharap Telur Diserap Program MBG

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Kerinci- Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Bulak Sakti, Desa Air Hangat, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, terus mengembangkan usaha peternakan bebek sebagai salah satu program ketahanan pangan desa disamping tanam jagung.

Meski menghadapi berbagai tantangan, pengelola tetap optimistis usaha tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Peternakan bebek yang mulai di jalankan sejak tahun 2025 tersebut kini telah menghasilkan telur dan memberikan kontribusi terhadap kegiatan usaha BumDes. Namun demikian, tingkat produksi yang di peroleh masih belum sesuai dengan target yang di harapkan.

Untuk meningkatkan hasil produksi, pengelola terus melakukan berbagai upaya, di antaranya memberikan tambahan pakan dan perawatan yang lebih intensif guna merangsang produktivitas ternak. Langkah tersebut di harapkan mampu meningkatkan jumlah telur yang di hasilkan dalam beberapa waktu ke depan.

Selain fokus pada peningkatan produksi, BumDes Bulak Sakti juga telah menyiapkan rencana pengembangan usaha pada tahun 2026. Salah satunya dengan menambah bibit bebek super yang di datangkan dari luar daerah guna meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi telur.

Baca juga :   Tegas! BGN Ancam Tutup Dapur MBG yang Gunakan Bahan Pangan Bersubsidi

Kepala Desa Air Hangat, Husrizal menyebutkan bahwa pemasaran hasil produksi saat ini di lakukan secara langsung kepada masyarakat. Promosi juga di lakukan melalui media sosial untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Untuk harga Telur bebek di jual secara eceran dengan harga Rp60 ribu per krei berisi 30 butir.

“Kami terus berupaya meningkatkan produksi dan memperluas pemasaran. Untuk pemesanan telur bebek dapat menghubungi nomor 085267858678,” ujarnya.

Meski demikian, sebut Husrizal, para peternak bebek saat ini menghadapi tantangan cukup berat karena harga telur di pasaran mengalami penurunan, sementara harga pakan ternak terus meningkat. Kondisi tersebut menyebabkan biaya produksi yang di keluarkan tidak seimbang.

“tantangan terbesar yang kini membayangi para peternak adalah kepastian pasar dengan harga yang stabil” ujar Husrizal

Berharap Intervensi Pemerintah Lewat Program MBG

Kepala Desa Air Hangat Husrizal mengatakan para pengelola BUMDes dan peternak menilai, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di canangkan pemerintah merupakan peluang emas. Jika pemerintah mengintervensi regulasi dengan mewajibkan penyerapan bahan baku dari peternak lokal, hal ini akan menjadi solusi jangka panjang yang sangat menguntungkan.

“Kami sangat berharap ada intervensi dari pemerintah. Jika hasil produksi itik dan telur dari BUMDes ini bisa di serap langsung oleh program MBG, tidak hanya ketahanan pangan desa yang terwujud, tetapi kesejahteraan ekonomi peternak juga akan melonjak drastis,” ujar Husrizal.

Sinergi antara program ketahanan pangan desa dan program nasional seperti MBG di nilai akan menciptakan ekosistem ekonomi sirkular yang sehat. Desa memproduksi bahan pangan bergizi, dan pemerintah menjamin pasarnya.

Baca juga :   Penutupan Sungai Penuh Kanuhai 2023 Dalam Rangka HUT Kota Sungai Penuh Dibanjiri Lautan Massa

Dengan dukungan berbagai pihak, ia optimistis peternakan bebek yang di kelola oleh BumDes maupun masyarakat dapat terus berkembang dan menjadi tumpuan baru bagi peningkatan ekonomi masyarakat desa serta menjadi salah satu penggerak ekonomi desa berbasis ketahanan pangan di Kabupaten Kerinci  khususnya Desa Air Hangat. (Emi)

Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan, Desa Kayu Aro Ambai Laksanakan Penanaman Jagung 

Berita ini 24 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bisnis

Daftar Lengkap 50 Wanita Terkaya Dunia 2025, Dua dari Indonesia Masuk 20 Besar

Dinamika

Ada Apa !! Proyek Pembangunan Bandara Depati Parbo Tertutup Untuk Wartawan

Bencana

Banjir Terjang Tiga Desa di Tanjung Tanah Kerinci, BPBD Minta Warga Waspada

Dinamika

Dikecam Warga Dua Desa, Humas PLTA Kerinci Aslori: Kompensasi Sudah Sesuai Kesepakatan!

Dinamika

Bulog Gelar Pangan Murah Dukung TMMD ke-126 

Kebijakan

KUR Rp100 Juta ke Bawah Pakai Agunan, Ini Sanksi Bagi Bank

Kerinci

Gelorakan Srigernas, Pabung Kodim 0417/Kerinci Pimpin Upacara Bendera di SMAN 8 Kerinci.

Pemerintahan

Benarkah Status PPPK Paruh Waktu Akan Dihapus pada 2026?