koransakti.co.id- Harga perak batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan tren lesu pada perdagangan hari ini, Selasa (17/2/2026). Oleh karena itu, para investor perlu mencermati pergerakan harga yang kini berada di level Rp 48.000 per gram. Secara khusus, penurunan sebesar Rp 250 ini mengikuti jejak koreksi harga emas Antam serta melemahnya harga perak di pasar internasional. Meskipun demikian, para analis memandang fluktuasi ini sebagai bagian dari proses konsolidasi pasar sebelum menemukan titik terendah yang baru.
Hal ini menarik karena harga perak dunia di pasar spot Singapura juga tergelincir 0,4% ke posisi USD 76,30 per ounce. Oleh sebab itu, kondisi pasar saat ini cenderung tenang namun tetap dalam bayang-bayang volatilitas tinggi. Selain itu, meskipun harga emas spot sedang membentuk saluran perdagangan baru di kisaran USD 5.000 per ounce, ketidakpastian geopolitik global tetap menjadi faktor pendukung kuat bagi logam mulia. Sebagai tambahan, tabel di bawah ini akan merinci harga perak Antam berdasarkan ukuran yang tersedia untuk memudahkan perencanaan investasi Anda.
Oleh karena itu, sebagian besar pengamat pasar menyarankan agar investor memanfaatkan momen koreksi ini sebagai peluang beli (buy on weakness). Dengan demikian, fundamental pasar yang tetap kokoh di prediksi akan menjaga nilai logam mulia dalam jangka panjang. Sebagai informasi, analis memperkirakan bahwa konsolidasi harga emas dan perak akan terus berlanjut hingga ada sinyal kebijakan moneter yang lebih jelas dari bank sentral AS (The Fed) pada pertengahan tahun nanti. Akhirnya, kewaspadaan terhadap momentum pasar tetap di perlukan sebelum mengambil keputusan besar dalam portofolio investasi Anda.
Rincian Harga Perak Antam Hari Ini (17 Februari 2026)
Berikutnya, mari kita simak daftar harga perak Antam untuk berbagai ukuran sesuai data resmi logammulia.com:
| Ukuran / Jenis Perak | Harga Per Unit | Estimasi Per Gram |
| Perak Batangan 1 Gram | Rp 48.000 | Rp 48.000 |
| Perak Batangan 250 Gram | Rp 12.525.000 | Rp 50.100 |
| Perak Batangan 500 Gram | Rp 24.125.000 | Rp 48.250 |
| Perak Butiran Murni 99,95% | Sesuai Permintaan | Rp 48.000 |
Analisis Pasar dan Pandangan Analis
Selanjutnya, terdapat beberapa aspek penting yang memengaruhi pergerakan harga logam mulia saat ini:
Pertama, indikator momentum menunjukkan kondisi pasar yang relatif jenuh beli (overbought), sehingga koreksi harga menjadi hal yang wajar secara teknis.
Kemudian, faktor geopolitik masih menjadi “pelampung” utama bagi harga emas dan perak untuk tidak jatuh lebih dalam dari level psikologisnya.
Lalu, kebijakan The Fed yang di perkirakan tetap netral hingga Juni 2026 membuat pasar cenderung melakukan konsolidasi atau bergerak menyamping.
Akhirnya, investor di sarankan untuk terus memantau pergerakan harian dan menggunakan strategi cicil beli guna memitigasi risiko volatilitas yang masih tinggi.















