Koransakti.co.id – Liam Rosenior menunjukkan kekecewaan yang jelas setelah Chelsea kalah 2-1 dari Arsenal pada hari Minggu.
Kekalahan ini menambah tekanan bagi The Blues, yang sebelumnya sempat kehilangan keunggulan melawan Leeds United dan Burnley, saat menghadapi pemuncak klasemen Liga Premier di Stadion Emirates.
Gol dari William Saliba dan Jurrien Timber dan kartu merah Pedro Neto menjadi faktor penentu dalam pertandingan yang sebenarnya cukup solid dari Chelsea.
Kini, Chelsea menempati posisi keenam klasemen dan merupakan kuda hitam untuk lolos ke Liga Champions.
Liam Rosenior menekankan bahwa timnya masih sering mengulangi kesalahan dari pertandingan ke pertandingan.
BACA JUGA: Lacroix Absen, Palace dan Spurs Hadapi Tantangan di Lini Belakang
“Sudah jelas di mana kekuatan kami. Kami harus belajar dari kesalahan sebelumnya, terutama kebobolan dari bola mati dan menerima kartu merah, yang membuat kami kalah,” ungkap Rosenior dalam konferensi pers pascapertandingan, seperti ditulis Sports Mole pada Senin dini hari, 3 Maret 2026.
Pedro Neto harus keluar karena dua kartu kuning dalam tiga menit, satu untuk protes, satu untuk pelanggaran tak perlu.
Rosenior menyayangkan insiden itu karena Neto sebenarnya tampil bagus dan memberi banyak masalah bagi Arsenal.
Ia menambahkan bahwa seluruh tim, termasuk dirinya, perlu lebih bertanggung jawab dalam hal disiplin.
Chelsea kini menghadapi jadwal padat hingga 21 Maret.
Rabu ini, mereka akan menjamu Aston Villa di Liga Premier, lalu bertandang ke Wrexham tiga hari kemudian.
Sekitar 72 jam setelah itu, tim London Barat akan menghadapi leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Paris Saint-Germain.
Rosenior menekankan pentingnya tim untuk segera menemukan cara meraih poin sambil tetap menampilkan permainan yang baik.-***















