Koransakti.co.id – Atletico Madrid resmi merampungkan penjualan Conor Gallagher ke Tottenham Hotspur, hanya 18 bulan setelah gelandang asal Inggris tersebut didatangkan dari Chelsea.
Pemain berusia 25 tahun itu memutuskan hengkang karena menginginkan peran yang lebih besar, setelah kesulitan menembus starting XI Atletico secara reguler.
Gallagher direkrut Los Colchoneros pada musim panas 2024 dengan nilai transfer sekitar €42 juta.
Kini, ia kembali ke London usai Tottenham mengumumkan kesepakatan senilai kurang lebih €40 juta pada Rabu sore.
Secara nominal, Atletico memang mencatat kerugian sekitar €2 juta.
Namun, karena sekitar €12 juta dari biaya transfer awalnya sudah diamortisasi, secara finansial kesepakatan ini dinilai tetap menguntungkan bagi klub.
Pada musim panas yang sama, Joao Felix pindah ke arah sebaliknya dengan banderol €52 juta. Nilai transfer yang banyak pihak berkaitan erat dengan kedatangan Gallagher ke Madrid.
Selama berseragam Atletico, Gallagher mencatatkan 77 penampilan di semua kompetisi, dengan kontribusi tujuh gol dan tujuh assist.
Meski demikian, ia lebih sering berperan sebagai pemain pelapis di posisi sayap dalam situasi darurat.
Pada musim ini, ia bermain 1.062 menit dalam 27 laga. Ia menjadi pemain ke-12 yang paling sering berada di lapangan hijau.
Kepergian Gallagher memaksa Atletico bergerak mencari gelandang baru sebelum bursa transfer Januari berakhir.
Simeone pun terpaksa lebih sering mengandalkan kapten Koke Resurreccion, terutama karena Johnny Cardoso kerap cedera.
Sebelumnya, Manchester United dan Aston Villa juga sempat berminat terhadap Gallagher.
Usai pengumuman kepindahannya, Gallagher menyampaikan pesan terima kasih kepada klub dan para pendukung Atletico melalui media sosial.-***















