Home / Ekonomi / Jakarta

Rabu, 21 Mei 2025 - 03:02 WIB

Dalam Rapat Paripurna DPR RI, Menkeu Sri Mulyani Sampaikan KEM-PPKF

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Jakarta 20 Mei 2025 Menteri Keuangan, Sri Mulyani menghadiri Rapat Paripurna DPR RI untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) yang  merupakan proses pembicaraan pendahuluan dalam rangka penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2026.

Menkeu menyampaikan Penyusunan KEM-PPKF 2026 dihadapkan pada perubahan dahsyat dan fundamental dari lanskap tatanan dan tata kelola dunia.

Kedaulatan bangsa dan kedaulatan ekonomi sangat penting untuk diperkuat dan dijaga di tengah suasana gejolak dunia dan persaingan global yang meruncing.

Baca juga :   Harga Emas Hari Ini 31 Oktober 2025 Melonjak Tajam, Antam 1 Gram Jadi Rp 2.310.763

Kebijakan fiskal 2026 diarahkan pada penguatan daya tahan ekonomi, sekaligus menjaga keberlanjutan APBN untuk mewujudkan “Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi” dalam rangka menuju Indonesia Tangguh, Mandiri, dan Sejahtera melalui 8 strategi jangka menengah, yaitu:

1. Ketahanan pangan;

2. Ketahanan energi;

3. Makan Bergizi Gratis (MBG);

4. Program pendidikan;

5. Program kesehatan;

6. Pembangunan desa, koperasi, dan UMKM;

7. Pertahanan semesta; dan

8. Akselerasi investasi dan perdagangan global.

Di samping itu, APBN harus tetap dijaga sehat dan kredibel. Optimalisasi pendapatan negara dilakukan dengan tetap menjaga iklim investasi dan kelestarian lingkungan.

Baca juga :   Unhan RI Laksanakan Pembekalan Bela Negara Bagi Siswa SMKN 1 Cipanas

Penguatan kualitas belanja dilakukan dengan melanjutkan efisiensi belanja operasional dan rekonstruksi belanja agar lebih produktif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Di tengah berbagai tantangan global, kita perlu terus bekerja keras serta meningkatkan kolaborasi dan persatuan antarkomponen bangsa.

Untuk itu, Pemerintah mengharapkan dukungan, masukan, dan pandangan, terutama dari DPR RI untuk memperkuat kedaulatan bangsa dan ekonomi Indonesia.***

 

 

Berita ini 42 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Bisnis

IHSG Anjlok 3% Hari Ini, Analis Sebut Wacana Baru MSCI Jadi Biang Keroknya
Investasi Emas: 'Safe Haven' di Tengah Ketidakpastian? Panduan Lengkap untuk Pemula 2025

Bisnis

Investasi Emas: ‘Safe Haven’ di Tengah Ketidakpastian? Panduan Lengkap untuk Pemula 2025

Ekonomi

Kornas ARPG Syafrudin Budiman: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Paling Baik Di ASEAN, Ini Tren Positif 

Jakarta

Hadiri Festival Nyepi di Bundaran HI, Wagub Rano: Perkuat Toleransi dan Keharmonisan Umat

Jakarta

Canggih! Abang Ojol Ini Lacak dan Tangkap Sendiri Maling Motor NMAX Miliknya Pakai GPS

Jakarta

Risa Agnes Mantan Host LIBAS Dan Cuci Mata Kini Bisnis Rental PlayStation

Bisnis

Direktur CV Bara Naga Laporkan Ada Praktek Ijin Tambang Illegal di Kutai Kartanegara ke Bareskrim Polri 

Advetorial

Doktor Ilmu Ekonomi Beberkan 10 Indikator Keberhasilan Pembangunan Ekonomi dimasa Erzaldi Rosman