Home / Ekonomi / Jakarta

Rabu, 21 Mei 2025 - 03:02 WIB

Dalam Rapat Paripurna DPR RI, Menkeu Sri Mulyani Sampaikan KEM-PPKF

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Jakarta 20 Mei 2025 Menteri Keuangan, Sri Mulyani menghadiri Rapat Paripurna DPR RI untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) yang  merupakan proses pembicaraan pendahuluan dalam rangka penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2026.

Menkeu menyampaikan Penyusunan KEM-PPKF 2026 dihadapkan pada perubahan dahsyat dan fundamental dari lanskap tatanan dan tata kelola dunia.

Kedaulatan bangsa dan kedaulatan ekonomi sangat penting untuk diperkuat dan dijaga di tengah suasana gejolak dunia dan persaingan global yang meruncing.

Baca juga :   Surat Ketua Mahkamah Agung RI ke Ketua PN Denpasar Bergulir Panas, Oknum NP Pengacara Lie Herman akan Diperiksa

Kebijakan fiskal 2026 diarahkan pada penguatan daya tahan ekonomi, sekaligus menjaga keberlanjutan APBN untuk mewujudkan “Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi” dalam rangka menuju Indonesia Tangguh, Mandiri, dan Sejahtera melalui 8 strategi jangka menengah, yaitu:

1. Ketahanan pangan;

2. Ketahanan energi;

3. Makan Bergizi Gratis (MBG);

4. Program pendidikan;

5. Program kesehatan;

6. Pembangunan desa, koperasi, dan UMKM;

7. Pertahanan semesta; dan

8. Akselerasi investasi dan perdagangan global.

Di samping itu, APBN harus tetap dijaga sehat dan kredibel. Optimalisasi pendapatan negara dilakukan dengan tetap menjaga iklim investasi dan kelestarian lingkungan.

Baca juga :   Simulasi Luhut: Tarif Trump 19% Bisa Dongkrak Ekonomi RI

Penguatan kualitas belanja dilakukan dengan melanjutkan efisiensi belanja operasional dan rekonstruksi belanja agar lebih produktif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Di tengah berbagai tantangan global, kita perlu terus bekerja keras serta meningkatkan kolaborasi dan persatuan antarkomponen bangsa.

Untuk itu, Pemerintah mengharapkan dukungan, masukan, dan pandangan, terutama dari DPR RI untuk memperkuat kedaulatan bangsa dan ekonomi Indonesia.***

 

 

Berita ini 46 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Harga Emas Hari Ini, 28 Oktober 2025: Pegadaian dan Antam Kompak Stabil di Level Rp2,4 Juta per Gram

Bisnis

Harga Emas Hari Ini, 28 Oktober 2025: Pegadaian dan Antam Kompak Stabil di Level Rp2,4 Juta per Gram

Jakarta

Mutu Bibit Dijaga, Kementan Lindungi Produktivitas dan Usaha Peternak

Kebijakan

Batas Waktu Lapor SPT OP Diperpanjang hingga Akhir April

Jakarta

Canggih! Abang Ojol Ini Lacak dan Tangkap Sendiri Maling Motor NMAX Miliknya Pakai GPS
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Bisnis

IHSG Hari Ini 31 Oktober 2025 Melemah ke 8.174, Cek 4 Rekomendasi Saham BRIDS (KLBF, UNTR)
Harga Emas Hari Ini Senin 27 Oktober 2025: Antam & Pegadaian Kompak Update!

Bisnis

Harga Emas Hari Ini Senin 27 Oktober 2025: Antam & Pegadaian Kompak Update!

Bisnis

BEI Stop Perdagangan VKTR, ESTA, SOFA: Ini Alasannya

Jakarta

Sedang Viral Lagu “Sudah Putus Jangan Cemburu” Ciptaan Joel Bahar , Kini Cari Biduanita Buat Rekaman