Home / Advetorial / Pariwisata / Sungai Penuh

Selasa, 7 Juni 2022 - 19:38 WIB

Depati Tujuh Coffee Tempat Wisata Yang Berbasiskan Edukasi, Budaya dan Konservasi

koransakti - Penulis

KoranSakti, co.id, Sungai Penuh- Tempat wisata Depati Tujuh Coffee Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi cocok buat semua kalangan termasuk kaum milineal, yang terletak di puncak bukit dengan ketinggian 1.450 mdpl, tempat wisata ini berupa kebun kopi menghadap langsung ke Gunung Kerinci, karena dari sini Gunung Api tertinggi di Sumatera ini jelas terlihat.

Jamin Safdi pengelola Depati Tujuh Coffee menjelaskan, tempat wisata ini lahir dari hasil rembuk keluarga. ” Awalnya berupa kebun kopi Arabika, setelah melakukan perundingan dengan keluarga saya dan keluarga istri, jadilah kebun kopi jadi tempat wisata,” akuinya.

Sebelum kebun kopi ini dieksekusi jadi tempat wisata, pada Pebruari 2019 Jamin Safdi melaksanakan studi banding, uniknya ia tidak melakukan studi banding ke luar kota tapi hanya menonton YouTube melalui Chanel Kopi Aceh Gayo.

Baca juga :   Wako Ahmadi Zubir Buka Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana di Kota Sungai Penuh

Melalui YouTube ia banyak belajar, bagaimana tanaman yang sudah ada tidak rusak, tapi bagaimana bisa berkesinambungan, maka jadilah kebun kopi disulap menjadi tempat wisata berbasis budaya dan konservasi dengan rata-rata pengunjung 100 orang setiap hari, namun pada hari besar jumlah tersebut malah bertambah.

“Kita buat tema ngopi di kebun kopi, karena kita sangat cinta dengan budaya lokal. Memperkenalkan kearifan lokal khusus untuk anak-anak milenial,” sebut Jamin Safdi.Tempat wisata Depati Tujuh Coffee¬† berbatas langsung dengan TNKS, ia juga mengedukasi masyarakat untuk selalu menjaga hutan. Jamin Safdi sudah memberi contoh melalui penghijauan dan konservasi, melalui itulah mereka membuat kebun kopi menjadi tempat wisata berbasis alam.

Baca juga :   Hindari Informasi Hoax, KPU Sungai Penuh Gelar Coffee Morning¬†

Disamping itu, Jamin Safdi menjelaskan pasar yang ingin diambil adalah warga dan orang kantoran, guna melepas lelah sambil refreshing. “Pada April 2019 dilakukan Launching, sampai hari ini, kenyataannya konsep yang kami tawarkan diterima semua kalangan termasuk kaum milenial,” katanya.

Hasil evaluasi yang dilakukan, sudah menemukan apa keinginan masyarakat Kerinci dan Kota Sungai Penuh. “Untuk itu kami selalu konsisten apa yang ingin kami lakukan dan apa yang ingin kami capai selalu berembuk dengan keluarga,” paparnya. ( Emi )

Berita ini 557 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Gubernur Jabar,Ridwan Kamil Kukuhkan Pengurus FPPU

Advetorial

Tiket Masuk Relatif Murah,Objek Wisata Aura Taman Bunga RKE Ramai Pengunjung

Advetorial

Kota Sungai Penuh Lolos Verifikasi Kota Sehat Tahun 2023

Advetorial

Finalkan Persiapan Pembukaan MTQ , Wagub & Wako Ahmadi Pimpin Rakor Bersama Kafilah Kabupaten/Kota

Advetorial

Tim Safari Pemkot, Wako Ahmadi Sampaikan Program Pembangunan Tahun 2022

Advetorial

Wawako Antos Tutup Secara Resmi MTQ ke-XIII Tingkat Kec. Hamparan Rawang

Advetorial

Ngulik Profile Aline Pertiwi Pemeran Dinda di sinetron ” Takdir Cinta Yang Kupilih “

Advetorial

Membanggakan, Pemkot Sungai Penuh Raih Opini WTP