Home / Daerah / Jambi / Pemerintahan / Pendidikan

Jumat, 26 September 2025 - 13:29 WIB

Gubernur Al Haris Minta Pembangunan SPPG di Daerah 3T Jambi Dipercepat

koransakti - Penulis

Gubernur Jambi, Al Haris, mendorong percepatan pembangunan SPPG untuk pemerataan program Makan Bergizi Gratis di daerah terpencil. (Sumber: Dokumentasi/Metrojambi.com)

Gubernur Jambi, Al Haris, mendorong percepatan pembangunan SPPG untuk pemerataan program Makan Bergizi Gratis di daerah terpencil. (Sumber: Dokumentasi/Metrojambi.com)

koransakti.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi tengah mengupayakan percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung kelancaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Gubernur Jambi, Al Haris, menekankan bahwa percepatan ini difokuskan untuk menjangkau daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) di wilayahnya.

Menurut Al Haris, masyarakat di daerah 3T sangat membutuhkan program ini mengingat masih banyak yang hidup di bawah standar kelayakan.

Menjangkau Wilayah Terpencil Jadi Prioritas

Dalam rapat virtual bersama pemerintah pusat, Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa percepatan pembangunan SPPG bertujuan untuk menyelaraskan pendirian serta operasional unit layanan gizi di daerah yang sulit dijangkau.

Baca juga :   Aksi Heroik Personel Koramil 420-07/Sei Manau Bantu Warga Terdampak Banjir di Merangin

“Di Provinsi Jambi ada beberapa daerah yang perlu dilakukan percepatan, di antaranya Jangkat dan sekitarnya, Tabir Barat (Kabupaten Merangin) dan di Kabupaten Sarolangun,” ujar Al Haris, Jumat (26/9/2025).

Pemerataan program MBG ini diharapkan dapat segera terwujud untuk menyasar anak-anak di desa-desa terpencil yang sangat memerlukan sentuhan program tersebut.

Target Selesai Pertengahan November

Rapat tersebut juga menyoroti target nasional untuk menyelesaikan pembangunan SPPG antara akhir Oktober hingga pertengahan November 2025. Untuk mencapai target ini, proses verifikasi dan penyiapan infrastruktur pendukung akan ditingkatkan agar masyarakat lebih mudah mengakses makanan bergizi.

Baca juga :   Update Keracunan MBG Bandung Barat: 1.244 Orang Sembuh, 65 Masih Dirawat

Al Haris juga menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap daerah yang belum meluncurkan program ini, seperti Kabupaten Bungo, Sarolangun, dan Tebo.

Usulkan Skema Kerja Sama dengan Koperasi

Untuk mengatasi kendala pembangunan, Gubernur Al Haris mengusulkan sebuah strategi inovatif dengan melibatkan Koperasi Desa (Kopdes). Ia menyarankan agar koperasi dapat diberikan izin untuk meminjam dana dari Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) untuk membiayai pembangunan SPPG.

“Kalau boleh saya izin kepada Kopdes, supaya nanti mereka bisa pinjam Bank Himbara untuk bangun itu. Nah, supaya ini ada percepatan dan supaya ada juga kegiatan daripada Kopdes,” ungkapnya.

Berita ini 50 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

Kejar Target 6,65 Persen, Bupati Anwar Sadat Desak Semua OPD Turunkan Stunting di Tanjab Barat

Daerah

Jaga Ketahanan Pangan, Polda Lampung Salurkan 413 Ribu Kilogram Beras untuk Masyarakat

Internasional

Presiden Prabowo Lakukan Pertemuan Bilateral dengan PM Lao PDR, Sonexay Siphandone

Jambi

Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin Dukung Persiapan Healthy Cities Summit 2026 di Kota Jambi

Pemerintahan

Posyandu Desa Koto Tinggi Layani 60 Balita Wujud Komitmen Cegah Stunting dan Tingkatkan Kesehatan Anak

Jakarta

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna ke-8 pemerintahan Kabinet Merah Putih

Advetorial

Bupati Monadi Resmi Tutup Festival Budaya Kerinci 2025

Sungai Penuh

Wako Alfin Luncurkan Rumah Singgah Lansia Juara di Sungai Penuh