Spektakuler! Festival Budaya Kerinci 2026 Resmi Ditutup oleh Bupati Monadi
Koransakti.co.id, Kerinci- Rangkaian perhelatan akbar Festival Budaya Kerinci yang di selenggarakan sejak Kamis 22 Oktober hingga Minggu 25 Oktober 2026 akhirnya resmi di tutup.
Penutupan yang di pusatkan di kawasan Dermaga Danau Kerinci ini berlangsung sangat meriah dan di padati oleh lautan manusia dari berbagai penjuru wilayah Kabupaten Kerinci dan sekitarnya.
Ribuan masyarakat tampak tumpah ruah memenuhi area utama demi menyaksikan detik-detik akhir perayaan budaya terbesar di “Sekepal Tanah Surga” ini.
Sejak pagi hari, antusiasme warga sudah terlihat jelas. Berbagai kalangan, mulai berbondong-bondong memadati lokasi acara. Suasana semakin semarak dengan sorak sorai penonton dan gemuruh tepuk tangan yang menyambut penampilan seni penutup, menjadikan festival ini begitu berkesan dan spektakuler.
Apresiasi Tinggi dari Bupati Monadi
Bupati Kerinci, Monadi, hadir secara langsung untuk memimpin jalannya upacara penutupan sekaligus menyampaikan pidato resminya. Dalam sambutannya, Bupati Monadi menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan festival tahun ini.
”Alhamdulillah, seluruh rangkaian Festival Budaya Kerinci Tahun 2026 telah sampai pada penghujung kegiatan hari ini,” ujar Bupati Monadi di hadapan puluhan ribu warga yang memadati arena utama.
Mengusung tema utama “Sekepal Tanah Surga, Negeri Seribu Budaya”, Bupati Monadi menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar ajang hiburan semata.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kecintaan terhadap adat istiadat, melestarikan warisan leluhur, serta memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Kabupaten Kerinci ke kancah yang lebih luas.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini.
Pemerintah dan Panitia: Kerja sama lintas instansi dan kerja keras panitia penyelenggara yang menghadirkan perhelatan tertib dan spektakuler.
Tokoh Adat & Pelaku Seni: Dedikasi para pemangku adat dan seniman lokal yang konsisten menjaga kemurnian serta kreativitas seni budaya Kerinci.
Masyarakat & Pengunjung: Partisipasi aktif dan antusiasme luar biasa dari seluruh masyarakat yang hadir memeriahkan festival dengan semangat kebersamaan.
Merawat Tradisi untuk Generasi Penerus
Di penghujung sambutannya, Bupati Monadi berpesan agar semangat pelestarian budaya tidak luntur begitu festival usai. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat tradisi dan identitas budaya lokal dalam kehidupan sehari-hari.
”Semoga semangat pelestarian budaya tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari dan diwariskan kepada generasi penerus. Mari kita jaga bersama adat, tradisi, dan identitas budaya Kerinci sebagai kekayaan yang tak ternilai,” tegasnya. (Emi)















