Koransakti.co.id, Sungai Penuh- Akses Jalan Nasional yang menghubungkan Sungai Penuh–Tapan kini kembali dapat di lalui kendaraan roda dua maupun roda empat setelah tim gabungan bergerak cepat menangani material tanah longsor yang menutup badan jalan.
Satlantas Polres Kerinci langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan kejadian tersebut. Petugas melakukan peninjauan sekaligus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keselamatan pengguna jalan dan mempercepat penanganan longsor.
Kanit Lantas Polres Kerinci, Ipda Debi Rusadi, memimpin langsung peninjauan di lokasi. Dalam kegiatan tersebut, ia bersama personel Polsek Kota Sungai Penuh, termasuk Bhabinkamtibmas Aipda Matdaulai, berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Sungai Penuh.
“Begitu mendapat informasi, kami langsung turun ke lapangan bersama instansi terkait untuk berkoordinasi. Fokus utama kami memastikan penanganan di lokasi berjalan cepat agar arus lalu lintas segera kembali normal dan tidak terjadi kemacetan panjang,” ujar Ipda Debi di lokasi kejadian.
Tim Gabungan Kerahkan Alat Berat
Untuk mempercepat penanganan, tim gabungan melibatkan Satlantas Polres Kerinci, Polsek Kota Sungai Penuh, Dishub, serta dinas PUPR dari Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Pesisir Selatan.
Kedua pemerintah daerah tersebut turut mengerahkan alat berat guna membersihkan material longsor yang menutupi akses jalan. Petugas bersama operator alat berat bekerja membersihkan timbunan tanah dan material lainnya agar kendaraan dapat kembali melintas dengan aman.
Berkat koordinasi dan kerja sama lintas instansi, proses pembersihan berjalan hingga akses jalan nasional tersebut kembali terbuka.
Pengendara Di minta Waspadai Longsor Susulan
Meski arus lalu lintas kini sudah kembali berjalan, Satlantas Polres Kerinci mengingatkan masyarakat agar tidak lengah saat melintasi jalur Sungai Penuh–Tapan.
Kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu bencana membuat pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintasi kawasan perbukitan dan tebing yang rawan longsor.
Selain mengantisipasi longsor susulan, pengendara juga perlu mewaspadai kemungkinan pohon tumbang serta kondisi jalan yang licin.
Polisi mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas apabila kembali terjadi gangguan lalu lintas.
Dengan demikian, meskipun jalur nasional Sungai Penuh–Tapan sudah dapat di lalui kembali, keselamatan tetap menjadi prioritas bagi seluruh pengguna jalan. (Emi)















