Koransakti.co.id – Real Madrid sedang menghadapi fase sulit dalam perjalanan musim ini. Hal ini menarik perhatian para pendukung Barcelona.
Kondisi tersebut bahkan menjadi bahan olok olok saat Barcelona menjamu Osasuna dalam lanjutan La Liga di Spotify Camp Nou.
Tekanan Besar untuk Xabi Alonso di Real Madrid
Beberapa waktu lalu, tepatnya kurang dari dua bulan yang lalu, Barcelona masih tertinggal empat poin dari Real Madrid dalam persaingan menuju gelar juara La Liga.
Namun, keadaan kini berbalik cukup drastis. Selisih poin antara kedua rival abadi itu melebar hingga 11 angka. Jarak tersebut masih berpeluang menyusut menjadi delapan poin jika Los Blancos mampu meraih kemenangan atas Alaves.
Meski demikian, tren penurunan performa Madrid memicu spekulasi kuat terkait masa depan Xabi Alonso di kursi pelatih kepala.
Alonso di sebut-sebut berada dalam tekanan besar. Ia berpotensi kehilangan jabatannya apabila Real Madrid gagal mencatat tiga kemenangan beruntun dalam periode sepekan, saat menghadapi Alaves, CF Talavera de la Reina, dan Sevilla.
Hasil yang belum stabil semakin membuat publik dan pengamat mempertanyakan posisi mantan pelatih Bayer Leverkusen tersebut.
Di tengah tekanan tersebut, muncul reaksi unik dari kubu lawan.
Para pendukung Barcelona justru melantangkan dukungan agar Alonso tetap memimpin Real Madrid. Dalam tayangan Movistar, terlihat suporter tuan rumah meneriakkan chant “Xabi, quédate”, yang berarti “Xabi, bertahanlah”.
Aksi ini mengingatkan pada kejadian beberapa musim lalu ketika fans Real Madrid menyanyikan “Xavi, quédate” kepada Xavi Hernandez, saat ia masih menangani Barcelona.
Barcelona Bangkit dan Ambil Alih Puncak Klasemen
Situasi sulit yang menimpa Real Madrid menjadi keuntungan tersendiri bagi Barcelona.
Setelah sempat terpukul akibat kekalahan di El Clasico pada Oktober lalu, Blaugrana perlahan berhasil bangkit dan menunjukkan konsistensi yang mengesankan. Serangkaian hasil positif membuat Barcelona kembali menemukan kepercayaan diri, hingga akhirnya mampu mengambil alih posisi terdepan dalam persaingan gelar La Liga.
Performa solid di berbagai lini menjadi kunci kebangkitan mereka, sekaligus menegaskan bahwa Barcelona masih menjadi kekuatan utama di sepak bola Spanyol.
Namun, meski saat ini berada dalam posisi yang relatif menguntungkan, Barcelona tidak boleh terlena. Persaingan masih panjang dan setiap pertandingan tetap menyimpan potensi kejutan.
Terlepas dari ketidakpastian masa depan Xabi Alonso di kursi pelatih, Real Madrid tetaplah lawan yang berbahaya.
Klub berjuluk Los Blancos itu di kenal memiliki mental juara dan kemampuan untuk bangkit di saat-saat krusial, bahkan ketika berada dalam tekanan besar.- ***















