koransakti.co.id- Didier Deschamps bersiap menyudahi masa bakti panjangnya bersama Tim Nasional Prancis setelah gelaran Piala Dunia 2026 berakhir. Meski langkah Les Bleus terhenti di babak semifinal, perebutan peringkat ketiga kini menjadi momentum krusial untuk memberikan kado perpisahan yang manis bagi sang pelatih legendaris.
Kegagalan melaju ke partai puncak memang menyisakan kekecewaan mendalam bagi skuad Prancis. Datang sebagai salah satu kandidat kuat juara dengan materi pemain bertabur bintang, langkah mereka justru kandas di tangan Spanyol. Lini serang mematikan yang di huni oleh Kylian Mbappe, Michael Olise, hingga Ousmane Dembele tidak berkutik menghadapi ketangguhan Tim Negeri Matador. Gol penalti dari Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro di Stadion Dallas akhirnya mengubur mimpi Prancis untuk mengangkat trofi paling bergengsi tersebut.
Walaupun demikian, Deschamps meminta anak asuhnya untuk segera bangkit dan melupakan kepedihan tersebut. Melalui video resmi yang di unggah oleh federasi sepak bola Prancis (FFF), pelatih berusia 57 tahun ini menegaskan bahwa duel perebutan tempat ketiga melawan Inggris bukanlah sekadar laga hiburan. Ia mendesak para pemain untuk tampil habis-habisan di Stadion Miami demi kehormatan jersey yang mereka kenakan.
Pertandingan ini terasa sangat emosional karena menjadi panggung terakhir Deschamps setelah 14 tahun menakhodai Tim Ayam Jantan. Setelah era Deschamps berakhir, mantan rekannya di timnas, Zinedine Zidane, santer di kabarkan bakal mengambil alih kursi kepelatihan.
Selama menukangi Prancis sejak 2012, Deschamps telah mengukir warisan sejarah yang sulit tertandingi. Ia sukses mencatatkan 20 kemenangan di putaran final Piala Dunia—rekor terbanyak bagi seorang pelatih Prancis. Selain itu, ia membawa negaranya menembus semifinal dalam tiga edisi Piala Dunia secara berturut-turut, termasuk memenangkan trofi juara pada edisi 2018 serta trofi UEFA Nations League 2021. Oleh karena itu, kemenangan atas Inggris akhir pekan ini akan menjadi penutup yang sempurna bagi dedikasi panjang sang juru taktik.















