Home / Internasional / Kesehatan

Minggu, 12 Oktober 2025 - 17:00 WIB

Libatkan 22 Negara, WHO Gelar Pelatihan Online Perdana untuk Wujudkan Kota yang Lebih Sehat

koransakti - Penulis

Anak-anak bermain di sebuah taman di Phnom Penh. Pelatihan WHO bertujuan menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih sehat bagi semua penduduk. (Sumber: WHO / Enric Catala Contreras)

Anak-anak bermain di sebuah taman di Phnom Penh. Pelatihan WHO bertujuan menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih sehat bagi semua penduduk. (Sumber: WHO / Enric Catala Contreras)

koransakti.co.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyelesaikan pelatihan online perdananya yang bertujuan untuk membangun kota yang lebih sehat dan merata di seluruh dunia. Pelatihan ini berlangsung dari 20 Juni hingga 11 Juli 2025 dan melibatkan 58 praktisi serta pembuat kebijakan dari 22 negara di 6 regional WHO.

Peserta yang berasal dari berbagai tingkatan pemerintah, jaringan kota global, dan organisasi masyarakat sipil ini dilatih untuk memperkuat aksi lintas sektor demi kesehatan perkotaan yang lebih baik.

Membangun Kapasitas Lintas Sektor

Melalui latihan langsung, studi kasus, dan pertukaran pengalaman, para peserta mempelajari cara menerapkan perangkat “Urban Health Capacity Assessment and Response Resource Kit” dari WHO. Perangkat ini dirancang untuk menilai dan memperkuat kapasitas kerja sama di empat area kritis, yaitu:

  1. Pengambilan keputusan, pemantauan, dan evaluasi berbasis data.
  2. Kebijakan, program, inovasi, dan perubahan.
  3. Manajemen sumber daya (manusia, keuangan, dan infrastruktur).
  4. Kemitraan, partisipasi, dan berbagi pengetahuan.
Baca juga :   WHO Rilis Panduan Baru untuk Hentikan Kematian Akibat Pendarahan Pasca-Persalinan

Para peserta kini diharapkan lebih siap untuk memimpin perubahan demi meningkatkan kesehatan masyarakat di kota dan wilayah mereka masing-masing.

Kunci Menciptakan Lingkungan yang Mendukung Kesehatan

Dr. Nathalie Roebbel, pimpinan lintas sektor untuk kesehatan perkotaan WHO, menekankan pentingnya kolaborasi antar-sektor dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan.

Baca juga :   Kondisi Kemanusiaan Palestina, Sudan, dan Ukraina Memburuk, PBB Serukan Akses dan Perlindungan

“Bekerja lintas sektor dan memastikan koherensi kebijakan adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, hal ini memastikan bahwa pertimbangan kesehatan dan kesetaraan—termasuk akses yang adil terhadap layanan dan fasilitas—terintegrasi dalam seluruh proses perencanaan, investasi, dan keputusan kebijakan di tingkat lokal.

baca juga Kejutan Akhir Pekan: 30+ Kode Redeem FF 12 Oktober 2025, Banjir Diamond dan Item Langka! – Koran Sakti

Berita ini 45 kali dibaca

Share :

Baca Juga

CSR

Perangi Stunting, PT Semen Padang Salurkan Susu Khusus untuk Ibu Hamil KEK

Internasional

BMW Recall Ratusan Ribu Mobil Global, Dinamo Starter Bisa Picu Kebakaran

Kesehatan

Kenapa Tubuh Selalu Lelah Padahal Sudah Tidur Cukup? Simak 8 Penyebab Utamanya!

Internasional

Tembus Triliunan Rupiah, Segini Rincian Hadiah Juara Piala Dunia 2026

Kesehatan

Batuk Tak Kunjung Reda? Ternyata Bisa Dipicu Asam Lambung, Ini Solusi Ampuh Mengatasinya
Drama Menit Akhir di Giovanni Zini: AC Milan Bungkam Perlawanan Gigih Cremonese

Internasional

Drama Menit Akhir di Giovanni Zini: AC Milan Bungkam Perlawanan Gigih Cremonese

Gaya Hidup

Ampuh Turunkan Gula Darah! Intip 5 Khasiat Dahsyat Jus Pare Campur Jeruk Nipis

Kesehatan

Peduli Kesehatan! Warga Binaan Rutan Kelas IIb Sungai Penuh Jalani Pemeriksaan Kesehatan