koransakti.co.id – Jurusan Kebidanan dari Poltekkes Kemenkes Padang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berfokus pada kesehatan ibu dan anak. Dalam acara ini, para dosen dan mahasiswa melatih ibu-ibu di Kelurahan Batipuh Panjang, Kota Padang, tentang pentingnya pijat bayi.
Kegiatan yang digelar pada 19 dan 23 Agustus lalu ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan praktis. Dengan begitu, para ibu bisa melakukan pijat bayi dengan cara yang tepat dan aman di rumah masing-masing.
Edukasi Pentingnya Pijat Bayi
Ketua Tim PKM, Lita Angelina Saputri, menjelaskan bahwa banyak ibu yang belum sepenuhnya memahami manfaat besar dari pijat bayi. Padahal, pijatan yang benar dapat melancarkan peredaran darah, meningkatkan kualitas tidur, hingga yang terpenting, mempererat ikatan emosional antara ibu dan anak.
“Kegiatan ini merupakan upaya nyata untuk memberikan bekal pengetahuan sekaligus keterampilan kepada para ibu,” kata Lita di Padang.
Praktik Langsung dan Antusiasme Peserta
Acara ini tidak hanya berisi penyuluhan teori. Tim PKM juga mendemonstrasikan secara langsung teknik-teknik pijat bayi yang benar. Para peserta, yang terdiri dari ibu hamil dan ibu dengan bayi usia 0-12 bulan, menunjukkan antusiasme yang tinggi.
“Para ibu terlihat antusias, banyak yang mengaku baru mengetahui manfaat pijat bayi yang ternyata begitu besar bagi pertumbuhan si kecil,” sebut Lita.
Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Inisiatif ini sejalan dengan salah satu poin dalam Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu Good Health and Well-Being (Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik). Dengan membekali para ibu dengan keterampilan ini, diharapkan kebiasaan pijat bayi dapat menjadi rutinitas.
Pada akhirnya, tujuan besarnya adalah untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak dan berkontribusi dalam menekan angka kematian ibu dan bayi di Indonesia.















