Home / Daerah / Padang / Sosial

Minggu, 12 Oktober 2025 - 16:00 WIB

Lapas Alahan Panjang Pamerkan Produk Bawang Goreng Karya Warga Binaan di Festival

koransakti - Penulis

Produk UMKM Bawang Goreng karya warga binaan Lapas Alahan Panjang yang ditampilkan dalam festival di Lapas Kelas IIB Payakumbuh. (Sumber: ANTARA/HO-Lapas Alahan Panjang)

Produk UMKM Bawang Goreng karya warga binaan Lapas Alahan Panjang yang ditampilkan dalam festival di Lapas Kelas IIB Payakumbuh. (Sumber: ANTARA/HO-Lapas Alahan Panjang)

koransakti.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Alahan Panjang, Solok, terus berupaya meningkatkan pembinaan kemandirian bagi warga binaannya melalui pengembangan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satu wujud nyata dari program ini adalah produksi bawang goreng berkualitas.

Produk unggulan ini baru-baru ini dipamerkan dalam ajang “Festival Hasil Karya Warga Binaan Lapas dan Rutan se-Sumatera Barat” yang digelar di Lapas Kelas IIB Payakumbuh.

Wadah Kreativitas dan Kemandirian

Festival tersebut menjadi ajang untuk memperkenalkan beragam hasil karya warga binaan pemasyarakatan (WBP) dari seluruh satuan kerja di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat. Berbagai produk ditampilkan, mulai dari hasil pertanian, kuliner, kerajinan tangan, hingga industri kreatif.

Baca juga :   RS Melati dan Rutan Sungai Penuh Bedah Rumah Warga Talang Lindung, Wujud Nyata Kolaborasi Sosial untuk Masyarakat

Kepala Lapas Alahan Panjang, Harianto, S.Sos., M.H., menyatakan bahwa partisipasi ini adalah bentuk komitmen Lapas dalam mendukung program kemandirian warga binaan.

“Melalui produksi bawang goreng ini, kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan memiliki potensi untuk berkontribusi secara nyata dalam kegiatan ekonomi, sekaligus menyiapkan keterampilan yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Harianto.

Dapat Apresiasi dan Jadi Motivasi

Produk bawang goreng hasil karya warga binaan Lapas Alahan Panjang dilaporkan mendapat perhatian positif dari para pengunjung, termasuk Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Barat. Festival ini diharapkan dapat menjadi sarana promosi sekaligus motivasi bagi seluruh warga binaan agar terus berkarya dan meningkatkan kualitas produk mereka.

Baca juga :   Industri Nomaden Vol. 4 Meriahkan Ulang Tahun ke-3 LOKO.Indonesia di Kayu Aro

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi Warga Binaan untuk terus berinovasi dalam pembinaan kemandirian, sekaligus membuka peluang kerja sama dengan pihak luar,” tambah Harianto.

Melalui program semacam ini, diharapkan hasil pembinaan kemandirian tidak hanya berhenti di dalam lapas, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat luas saat para warga binaan kembali berintegrasi.

baca juga Kode Redeem ML Terbaru Hari Ini, Buruan Klaim Hadiah Gratis dari Moonton! – Koran Sakti

Berita ini 75 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kerinci

Lsm Petisi Sakti Desak Balai Rehabilitasi Narkoba, DPRD Kerinci Siap Tampung dan Bahas Aspirasi dengan Pemda

Artikel

Kenduri Sko: Pesta Rakyat dan Jati Diri Masyarakat Adat Kerinci

Daerah

Bentuk Karakter Sejak Dini, Satgas Yonif 144/JY Berikan Pelatihan PBB kepada Siswa SD Mandekman

Daerah

Ciptakan suasana harmonis di tanah Papua, Satgas 141/AYJP Laksanakan Anjangsana

Advetorial

Pimpin Apel Kerja Bulan Ramadhan, Walikota Tegaskan Soal Kedisiplinan ASN

Daerah

Peringati Hari Pahlawan Nasional 10 Agustus 2025: Ketua GWI DPC Kota Tangerang Kobarkan Semangat Perjuangan di Era Modern

Daerah

TP-PKK Kelurahan Olo Raih Juara I Lomba Gerakan PKK Berprestasi Kota Padang 2025

Advetorial

Monadi : Jalan Ke Renah Pemetik akan Kita Perbaiki dengan Layak & Nyaman